Breaking News:

Berita Lamongan

Hujan Deras Guyur Kabupaten Lamongan, Sungai Mengkuli Meluber, Genangi Jalan dan Rumah Warga

BPBD Kabupaten Lamongan masih melakukan pendataan berapa jumlah rumah yang sempat atau masih tergenang air.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa BPBD Kabupaten Lamongan
Luberan air dari Sungai Mengkuli Kabupaten Lamongan yang menggenangi jalan dan sebagian rumah warga Balun, Jumat (26/11/2021) 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Lamongan membuat Sungai Mengkuli yang melintasi Desa Balun Kecamatan Turi, meluap, Kamis (25/11/2021) malam.

Bahkan luapan air itu menggenangi jalan desa dan pemukiman warga.

Ketinggian air di jalan desa dan pemukiman warga rata-rata 40 sentimeter sebelum akhirnya berangsur-angsur surut.

"Intensitas hujan Kamis (25/11/2021) malam cukup tinggi hingga volume aliran Sungai Mengkuli meluber masuk Desa Balun," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lamongan Muhammad Muslimin kepada wartawan, Jumat (26/11/2021).

Luberan air Sungai Mengkuli menggenangi rumah yang berada di sekitaran sungai dan juga menggenangi jalan desa dengan ketinggian air sempat mencapai 40 cm.

BPBD Kabupaten Lamongan masih melakukan pendataan berapa jumlah rumah yang sempat atau masih tergenang air.

Baca juga: Nikmati Pemandangan Tempat Wisata Watu Rumpuk Kabupaten Madiun, Berfoto Sembari Panen Durian

Namun saat ini air semakin surut dan sudah dilakukan pembersihan di rumah-rumah yang sempat tergenang.

Genangan di jalan juga sudah berangsur surut, termasuk jalan desa yang menghubungkan antara Desa Balun dengan Desa Ngujungrejo, Kecamatan Turi.

Luberan semalam karena debit sungai tidak mampu menampung volume air.

TRC BPBD Lamongan melakukan kaji cepat dan pendataan ke lokasi banjir akibat luberan sungai ini.

Juga melakukan pembendungan luberan air dengan menggunakan karung yang diisi tanah.

Kepala Desa Balun, Khusairi mengatakan, luberan air Sungai Mengkuli sampai ke sebagian wilayah di desa yang dipimpinnya.

"Alhamdulillah sekarang sudah surut. Tinggal masyarakat membersihkan sampah yang ada di sebagian ruas jalan," katanya.

Tanggul sungai tidak sampai jebol, hanya mengalami luberan, sehingga genangan tidak parah. Dan tidak ada kerugian di areal tambak.

BACA BERITA LAMONGAN LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved