Breaking News:

Berita Probolinggo

Begini Upaya Pemkot Probolinggo Saat Harga Minyak Goreng Melambung

Kenaikan harga minyak goreng di Kota Probolinggo diprediksi akan tetap bertahan hingga Desember 2021.

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Danedra Kusumawardana
seorang pedagang di Pasar Baru Kota Probolinggo menunjukkan minyak goreng curah dagangannya. 

SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Belakangan ini, harga minyak goreng curah dan kemasan di pasar tradisional Kota Probolinggo melonjak.

Kenaikan harga minyak goreng disebabkan tingginya harga bahan baku minyak sawit mentah (CPO) di pasar internasional.

Selain itu, dipicu karena stoknya yang terbatas.

"Stok minyak goreng terbatas di Kota Probolinggo. Oleh sebab itu, harus mendatangkan minyak goreng dari wilayah lain," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Probolinggo, Setiorini Sayekti, Jumat (26/11/2021).

Untuk menstabilkan harga minyak goreng, lanjutnya, Pemkot Probolinggo telah melakukan berbagai upaya.

Pihaknya, terus bersinergi membuka jejaring komunikasi dengan daerah produsen yang ada di sekitar Kota Probolinggo.

Kemudian, Satgas Pangan setempat juga memastikan tidak ada penimbunan minyak goreng.

"Selain itu, Pemkot Probolinggo bekerja sama dengan Bulog Divre Probolinggo menggelar operasi pasar atau pasar murah. Bulog membuka gerai di kantornya, alun-alun dan sejumlah pasar setiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu," ungkapnya.

Berdasar data, minyak goreng curah naik menjadi Rp 19.000 per liter, dari harga semula Rp 18.000 per liter.

Sedangkan, minyak goreng kemasan bermerk naik menjadi Rp 18.000 per liter, dari harga Rp 14.000 per liter.

Untuk harga minyak goreng kemasan bermerk dua liter naik Rp 36.000, dari harga semula Rp 30.000.

Kenaikan harga minyak goreng di Kota Probolinggo diprediksi akan tetap bertahan hingga Desember 2021.

"Namun, masyarakat tak perlu panik. Kenaikan harga minyak goreng tak hanya terjadi di Kota Probolinggo, melainkan juga di kota lain. Pemerintah pun telah berupaya untuk menstabilkan harga minyak goreng," pungkas Setiorini Sayekti.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved