Breaking News:

Berita Surabaya

3 Hari Hilang Tenggelam di Selokan Surabaya Barat, Jasad Balita 2 Tahun Itu Akhirnya Ditemukan

Saat ini, korban sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya, sebelum nanti disemayamkan ke rumah duka

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa BPB Linmas Kota Surabaya
Tim Penyelam BPB Linmas dan Tim Rescue PMK Surabaya melakukan proses evakuasi bayi GSA di lokasi, Jumat (26/11/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - GSA (2) balita yang dikabarkan tenggelam dalam parit di Jalan Kasman 1, Manukan Kasman, Tandes, Kota Surabaya, sejak tiga hari lalu, berhasil ditemukan, Jumat (26/11/2021).

Sayangnya, korban ditemukan petugas SAR gabungan dalam keadaan tidak bernyawa, sekitar pukul 10.55 WIB.

"Alhamdulillah jenazah ananda Galang ditemukan pukul 10.55 WIB," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Pemkot Surabaya Irvan Widyanto, Jumat (26/11/2021).

Sedangkan, lokasi penemuan korban, ungkap Irvan, berada tepat di saluran parit yang mengarah masuk box culvert SMP Muhammadiyah 4, sisi selatan sejauh 20 meter.

"Dengan posisi miring korban tersangkut kabel dan sampah," ungkapnya.

Saat ini, korban sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya, sebelum nanti disemayamkan ke rumah duka di Jalan Manukan Kasman 80D, Manukan, Tandes, Kota Surabaya.

"Iya langsung ke RSUD Dr Soetomo," pungkasnya.

Baca juga: Hujan Dibarengi Angin Kencang Robohkan Pohon Besar di Telaga Supeno Kabupaten Lamongan

Sekadar diketahui, kronologi tenggelamnya balita laki-laki GSA (2) di sebuah parit sedalam dua meter, di kawasan tersebut, diungkap ibunda korban, Yanti.

Ibunda korban Yanti mengatakan, anaknya itu hilang dari pengawasannya sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat itu dirinya sedang sibuk mencuci perkakas alat dapur di dekat kamar mandi.

Kondisi permukiman tempatnya tinggal baru saja diguyur hujan lebat, dan sempat menggenangi jalanan akses permukimannya setinggi betis orang dewasa.

Di usia GSA yang terbilang sangat rentan, Yanti membantah, jika dirinya kerap membiarkan anaknya itu selalu bermain tanpa pengawasan.

Ke mana pun GSA bermain atau hilir mudik di sekitar kosan. Yanti selalu mengawasinya.

"Jam setengah lima, saya kora-kora (cuci perkakas dapur) di sini. Adik namanya Galang. Tidak (main sendiri). Kalau mau main ke mana mana ya saya selalu ikuti," ujarnya pada awak media, Rabu (24/11/2021).

BACA BERITA SURABAYA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved