Rabu, 8 April 2026

Rayakan HUT ke-6, PT BIMA Resmikan Gedung Baru Grha Indraprasta di Perak Timur Surabaya

PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 6 sekaligus meresmikan gedung baru, Grha Indraprasta

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Rudy Hartono
surya/sri handi lestari
Dirut PT BIMA, Andriyuda Siahaan memukul gong tanda peresmian Grha Indraprasta, gedung baru PT BIMA bersamaan dengan perayaan HUT ke-6, Kamis (25/11/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 6 sekaligus meresmikan gedung baru, Grha Indraprasta, Kamis (25/11/2021).

Kegiatan yang digelar di kawasan Jalan Perak Timur Surabaya ini merupakan salah satu upaya atas dukungan BIMA terhadap penggabungan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) yang kini menjadi Holding.

Mengingat BIMA merupakan 'cucu' dari eks PT Pelindo III melalui PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) sebagai anak usahanya.

Dirut PT BIMA Andriyuda Siahaan memberikan sambutan dalam peresmian Graha Indraprasta.
Dirut PT BIMA Andriyuda Siahaan memberikan sambutan dalam peresmian Grha Indraprasta. (SURYA.CO.ID/SRI HANDI LESTARI)

Andriyuda Siahaan, Direktur Utama BIMA, mengatakan, sebelumnya perusahaan yang bergerak di bidang pemeliharan alat-alat berat terutama mesin angkat di pelabuhan, hingga bidang pekerjaan sipil itu, masih berkantor di salah satu gudang belakang BJTI Port, sebagai induk usahanya.

"Namun dengan meningkatnya kepercayaan dan permintaan konsumen yang berhasil kami selesaikan, kami memutuskan untuk punya kantor baru. Dan inilah kantor baru kami Graha Indraprasta, yang juga siap mempercantik kawasan Pelabuhan Tanjung Perak," kata Andriyuda yang bergabung sebagai Dirut BIMA sejak November 2019.

PT BIMA baru berdiri sejak tahun 2015 lalu.

Selama enam tahun operasional, yang sebelumnya didirikan sebagai perusahaan untuk pengadaan barang, kini telah berkembang luas hingga ke pelayanan mekanikal yang tidak hanya di pelabuhan tapi juga sudah meluas ke sektor swasta.

"Kami hadir berkat dan atas dukungan perusahaan induk kami. Tentunya dengan adanya  Pelindo Holding tentunya kami telah bersiap bila akan ada penataan baru," jelas Andriyuda.

Apalagi pasar jasa dan pelayanan BIMA terus mengalami perkembangan yang cukup signifikan.

Saat ini karena berada di bawah eks Pelindo III, layanan BIMA hadir hingga pelabuhan yang dikelola induknya.

Terkait gedung baru, Andriyuda mengungkapkan, gedung itu sebelumnya adalah gedung kosong yang penuh dengan semak belukar.

"Merupakan gedung kantor dari perusahaan lama yang dibangun tahun 1957. Kami lakukan restorasi dan rekonstruksi sipil maupun mekanik hingga desain ulang interior dan eksterior secara mandiri," ungkap Andriyuda.

Dengan gedung baru ini, Andriyuda juga berharap bisa meningkatkan kepercayaan konsumen.

Apalagi di tahun 2022, pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah untuk mengembangkan usahanya.

"Ke depan kami siapkan beberapa langkah dengan melakukan kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak. Sebagai tahap awal, kami sebagai bagian dari BUMN, tentunya sinergi BUMN menjadi potensi yang besar," beber Andriyuda.

Sementara itu, saat ini tercatat proyek yang dikerjakan BIMA masih 90 persen proyek pemerintahan. Sisanya merupakan proyek swasta.

"Ke depan, kami siap perluas dengan menggarap potensi yang ada," tandas Andriyuda.

Sementara itu dalam HUT dan peresmian, hadir jajaran direksi dari Subholding Pelindo yang meliputi PT Terminal Petikemas Indonesia, yang masih berkantor pusat di Surabaya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved