Breaking News:

Muktamar NU ke 34 2021

Kiai Sepuh Serahkan Semua Tahapan dan Jadwal Muktamar kepada Rais Aam PBNU

Kabar tentang adanya komunikasi antara dua kiai sepuh ini, dibenarkan Ketua PBNU, Saifullah Yusuf, saat dikonfirmasi wartawan

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana
surya/galih lintartika
Ketua PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. 

SURYA.CO.ID, KOTA PASURUAN - Meski jadwal pelaksanaan masih simpang siur, tahapan dan persiapan menuju Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-34 di Lampung, terus dimatangkan.

Terkait jadwal Muktamar NU tersebut, Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur, KH Anwar Manshur sudah berkomunikasi dengan Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, Kamis (25/11/2021).

Kabar tentang adanya komunikasi antara dua kiai sepuh ini, dibenarkan Ketua PBNU, Saifullah Yusuf, saat dikonfirmasi wartawan di Kota Pasuruan.

"Saya dapat informasi, Alhamdulillah pagi ini Kiai Anwar Manshur sudah berkomunikasi dengan Kiai Miftachul Akhyar, Rais Aam," kata Gus Ipul menjawab soal pertemuan sejumlah kiai di Jakarta belum lama ini.

Intinya, lanjut Gus Ipul, Kiai Anwar Manshur yang menjadi bagian dari pertemuan tersebut, menyerahkan sepenuhnya semua tahapan termasuk jadwal Muktamar NU kepada Rais Aam PBNU.

Sebab, lanjut Gus Ipul, Rais Aam pasti lebih paham soal tersebut. "Jadi, Kiai Anwar Manshur akan mengikuti semua apa yang akan diputuskan oleh Rais Aam sebagai pemegang komando PBNU," ujarnya.

Terkait pemberitaan adanya sejumlah kiai senior yang menyarankan penyelenggaraan Muktamar NU ditunda hingga akhir Januari 2022, dinilai Gus Ipul sebagai sesuatu yang normal.

"Sebagai bentuk saran dan masukan. Apa yang disampaikan para sesepuh NU harus harus dilihat sebagai dinamika normal menjelang muktamar," lanjutnya.

Menurut Gus Ipul, itu semua adalah dinamika yang normal. Itu akan menjadi saran, masukan bagi PBNU dan harus diapresiasi. Ketua Umum Ansor dua periode ini menyebut, saran-saran tersebut, akan jadi bahan pertimbangan bagi Rais Aam untuk mengambil keputusan terkait jadwal muktamar.

Sesuai AD/ART, lanjut Gus Ipul, Rais Aam memegang kendali sepenuhnya atas jalannya jamiyyah NU. Dengan begitu, Gus Ipul mengajak semua pengurus, kader dan warga NU untuk menunggu apa yang akan menjadi keputusan PBNU lewat arahan Rais Aam. "Kita yakin, keputusan Rais Aam akan jadi yang paling bisa dilaksanakan," tutupnya. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved