Breaking News:

Berita Blitar

Hentikan Truk Boks Jatuh ke Tebing Curam di Blitar, Sopir Matikan Mesin Sampai Kunci Kontak Patah

Bahkan saat mematikan mesin truk, kunci kontaknya patah. Itu karena truk box yang dikemudikannya itu, mendadak berjalan mundur

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
surya/imam taufiq
Truk boks terperosok di jalan Desa/Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, sebelum ditarik beramai-ramai oleh warga setempat, Kamis (25/11) siang. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Sehari setelah kecelakaan truk pengangkut kayu, kecelakaan kembali terjadi Kabupaten Blitar. Kali ini sebuah truk boks pengangkut kebutuhan pokok terperosok di got Desa/Kecamatan Doko, Kamis (25/11/2021), setelah meluncur mundur di jalan menurun dengan tebing-tebing curam di kedua sisinya.

Truk boks PS 120 nopol L 9903 NB yang disopiri Eko (30), warga Jalan Panglima Sudirman, Tulungagung itu akhirnya tidak sampai terjerumus ke tebing curam. Itu setelah Eko mematikan mesin truk agar bisa menyelamatkan nyawanya dari maut.

Bahkan saat mematikan mesin truk, kunci kontaknya sampai patah. Itu karena truk box yang dikemudikannya itu, mendadak berjalan mundur dengan tak terkendali hingga akhirnya terperosok di tepi jalan yang menurun tajam.

"Itu kecelakaan tunggal dan tak ada korbannya. Namun kini truk yang terperosok itu berhasil ditarik ramai-ramai oleh warga," ujar AKP Anik Sri Untari, Kapolsek Doko.

Kejadian itu bermula setelah Eko membawa muatan berbagai barang keperluan rumah tangga. Seperti gula pasir, minyak goreng, tepung, untuk dikirim ke sejumlah toko grosir. Salah satunya adalah toko di Pasar Doko itu.

Usai menurunkan muatannya, Eko hendak kembali ke arah Kota Blitar. Namun karena jalan di depan toko atau sepanjang Pasar Doko sempit, sehingga tak bisa dipakai putar balik. Akhirnya, ia mencari jalan yang bisa dipakai memutar balik, yakni di perempatan jalan kampung desa itu.

"Kondisi mobilnya tak ada masalah karena truknya masih baru. Hanya karena salah injak (rem atau gas), meski belum diketahui," papar Anik.

Namun yang aneh, saat memutar balik truk yang seharusnya melaju ke depan itu, malah berjalan mundur. Celakanya truk mundur terus di jalan yang menurun tajam dengan kanan kiri pepohonan.

Menggelindingnya truk boks itu tidak hanya membuat Eko ketakutan, tetapi juga membuat warga sekitar panik. Karena di kanan kiri tanjakan itu ada tebing curam yang menurun ekstrem.

"Jalannya curam sehingga kalau truk boks sampai mengalami kecelakaan di TKP atau terperosok ke kanan atau kiri, pasti sulit mengevakuasinya," papar warga.

Dan lagi-lagi keputusan tepat di saat genting bisa menyelamatkan jiwa seseorang. Saat dirundung kepanikan di dalam kabin kemudi, mendadak Eko mematikan mesinnya agar laju truk yang mundur langsung berhenti. Eko langsung mematikan kunci kontak truk.

Namun saking kuatnya tangan Eko memutarnya, kontak truk sampai patah dan sisa patahannya menancap di lubang kuncinya. Tetapi mesin truk seketika mati.

"Begitu mesinnya mati memang laju truk langsung terhenti meski akhirnya harus terperosok ke tepi jalan tanjakan itu. Namun kontaknya sampai patah," paparnya.

Meski truk itu selamat dari kecelakaan namun masalah belum tuntas. Selain harus mendatangkan tukang kunci untuk mengambil patahan kontak yang menancap di lubang kunci, warga itu juga harus mengevakuasi truk itu dari tepi jalan.

Sebab, ban belakang sebelah kiri truk itu terjerembab di got. Akhirnya, puluhan warga desa setempat ramai-ramai menariknya hingga truk itu berhasil menaiki tanjakan jalan itu kembali. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved