Breaking News:

Berita Gresik

Gadis Korban Penganiayaan Diduga Oleh Ayah Kandung Kondisinya Semakin Membaik

Zada Talitha (25), warga Desa Bambe Kecamatan Driyorejo, yang diduga menjadi korban penganiayaan ayah kandung kondisinya mulai membaik

Penulis: Sugiyono | Editor: Rudy Hartono
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Lokasi kejadian suami bunuh istri dan aniaya anak di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Rabu (24/11/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Zada Talitha (25), warga Desa Bambe Kecamatan Driyorejo, yang diduga menjadi korban penganiayaan ayah kandung hingga babak belur kondisinya mulai membaik, Kamis (25/11/2021). Saat ini sudah dipindah di ruang perawatan pasien.

Kepala Desa Bambe Kecamatan Driyorejo, Mudjiono mengatakan, kondisi Zada Talita sudah mulai membaik. Walaupun ada luka-luka pada anggota tubuhnya. Diantaranya di bagian kepala, tangan dan rahang.

Zada Talitha bersama Ibunya yaitu Triyana diduga menjadi korban penganiayaan Bapaknya sekaligus suami Triyana yaitu Joko Sumarsono (63).

“Kemarin setelah dioperasi, beliau sudah sadar dan sekarang sudah membaik. Saat ini sudah dipindahkan ke kamar pasien,” kata Mudjiono.

Mudjiono menegaskan, bahwa Joko Sumarsono sudah meninggal dunia akibat kecelakaan tertabrak kereta api di Jombang. “Benar, itu bapak Joko Sumarsono. Tadi malam sudah dimakamkan,” katanya.

Diketahui, warga Desa Bambe Kecamatan Driyorejo digegerkan dengan aksi dugaan pembunuhan yang mengakibatkan Triyana meninggal dunia dan Zada Talitha luka berat. Luka pada bagian kedua lengan, kepala dan tubuh akibat benda keras.

Sehari-hari Triyana hanya sebagai guru TK, Zada Talitha bekerja sebagai penjaga toko dan Joko Sumarsono sebagai pengangguran.

Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Azis melalui Kapolsek Driyorejo AKP Zunaidi mengatakan, kondisi Zada Talitha sudah membaik. "Sudah mulai membaik kondisinya," kata Zunaidi. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved