Breaking News:

Berita Situbondo

Dilabrak Warga Penolak Dana PEN, Anggota DPRD Situbondo Nyaris Terpancing Baku Hantam

Peristiwa itu terjadi ketika H Muhammad, warga Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, mendatangi kantor DPRD Situbondo

Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
surya/izi hartono
Ketegangan antara anggota DPRD Situbondo dan warga dilerai oleh petugas Satpol PP, Kamis (25/11/2021). 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Keributan terjadi di gedung DPRD Situbondo gara-gara seorang anggota dewan terlibat cekcok dan nyaris berujung baku hantam dengan seorang pengunjung, Kamis (25/11/2021) siang. Beruntung warga dan anggota DPRD itu tidak sampai saling pukul, karena langsung dilerai oleh anggota Satpol PP yang berjaga.

Peristiwa itu terjadi ketika H Muhammad, warga Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, mendatangi kantor DPRD Situbondo. Namun keinginannya bertemu pimpinan DPRD tidak kesampaian, sehingga ia marah-marah.

Kepada sejumlah wartawan, Muhammad mengaku mendatangi kantor DPRD untuk menyerahkan surat pernyataan pertanggungjawaban pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Rp 250 miliar, yang harus ditandangani Bupati dan Sekdakab Situbondo.

Ia menuturkan, sudah pernah mencoba menemui bupati di kantornya beberapa waktu lalu namun tidak pernah kesampaian. Sehingga ia terpaksa menemui anggota DPRD, agar aspirasinya disampaikan kepada Bupati Situbondo. "Makanya surat ini saya serahkan ke DPRD agar ditandatangani bupati sama sekda," ujar Muhammad.

Tetapi karena memaksa bertemu pimpinan DPRD dengan cara emosional, sehingga memancing keributan. Insiden antara warga dan anggota DPRD menjadi perhatian para wakil rakyat karena ruangan menjadi ramai.

Bahkan para anggota dewan keluar dari ruang komisi dan langsung melerai warga dengan anggota DPRD dari Fraksi PPP tersebut.

Selain memaksa bertemu pimpinan DPRD, Muhammad juga meminta anggota DPRD tidak perlu melakukan kunjungan ke luar kabupaten, tetapi hanya cukup kunjungan ke Pemkab Situnondo. "Kalau tetap memaksa pinjam dana PEN, harus tanda tangan di atas surat pernyataan yang saya bawa ini," tegasnya.

Ia menegaskan, penolakan terhadap dana PEN ini untuk kepentingan masyarakat Situbondo ke depannya. "Jangan dihalangi saya, ini demi rakyat Situbondo," tukasnya.

Salah anggota DPRD Situbondo, H Tolak Atin mengatakan, pihaknya akan menampung apa yang menjadi aspirasi warga itu. "Tadi tujuannya bertemu pimpinan, namun tidak ada. Ya nanti sampaikan ada tamu dan kita tindak lanjuti apirasinya apa," kata Tolak.

Tolak menjelaskan, warga itu hanya khawatir pemkab tidak bisa mengembalikan dana PEN. "Warga itu khawatir, lalu minta pertanggungjawaban bupati dan sekda," pungkasnya. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved