Breaking News:

Berita Surabaya

105 SMP di Surabaya Belum Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ini Sebabnya

Sebanyak 105 sekolah di Surabaya belum bisa menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) hingga saat ini.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
surya/habibur rohman
Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah di Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 105 sekolah di Surabaya belum bisa menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) hingga saat ini.

Masing-masing sekolah saat ini sedang mengikuti asesmen Satgas Pencegahan Covid-19. 

Sesuai data Dispendik, ada 105 sekolah yang belum mendapat rekomendasi PTM dari total 250 SMP di Surabaya.

Dari 105 sekolah ini, ada 39 sekolah yang mengajukan namun ditolak. 

Lainnya, masing-masing sekolah belum melakukan pengajuan lagi.

"Sekitar 60 sekolah belum mengajukan simulasi PTM. Kami sudah ingatkan melalui pertemuan daring. Kami juga dorong untuk sekolah segera melengkapi persyaratan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Sekolah Menengah Dinas Pendidikan Dispendik Kota Surabaya, Tri Aji Nugroho, Kamis (25/11/2021). 

Sebaliknya, sekolah yang sudah melengkapi persyaratan, simulasi, dan rekomendasi untuk melaksanakan PTM ada 149 SMP negeri dan swasta.

"Untuk 149 sekolah itu, kami gelar Swab RT-PCR," katanya. 

Dalam gelaran PTM di Surabaya, Dispendik mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

Sekalipun, Surabaya telah menerapkan PPKM level 1 berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), yakni, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri (SKB 4 Menteri), Nomor 03/KB/202l, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved