Breaking News:

Yang Suka Ber-Podcast Ria Bisa Intip NOICE Banyak Konten Lokal hingga Hyperlokal

Platform audio streaming lokal, NOICE mencatat Surabaya sebagai urutan ke-2 kota dengan pendengar podcast terbanyak di Indonesia

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Rudy Hartono
istimewa
(ki-ka) VP of Content NOICE Thomas Raditya, Konten Kreator Podcast NOICE Original Lambemu Firza Valaza dan Dono Pradana, VP Marketing & Partnership NOICE Virginia Fransiska, dan Chief Business Officer (CBO) NOICE - Niken Sasmaya dalam diskusi media NOICE Surabaya 

SURYA.co.id |SURABAYA - Konten audio digital seperti podcast, radio dan audiobook mengalami pertumbuhan yang cukup pesat di berbagai kota di Indonesia, termasuk di Surabaya.

Masyarakat di ibu kota provinsi Jawa Timur kini, khususnya generasi millenial dan Gen-Z telah menjadi pendengar setia konten audio yang banyak dijangkau tidak hanya oleh pegiat industri hiburan, melainkan juga pemerintah daerah hingga kepolisian.

Sejumlah institusi tersebut aktif memanfaatkan medium podcast sebagai salah satu sarana komunikasi yang efektif untuk menyampaikan informasi publik, aspirasi, inspirasi, topik terkini hingga berpita.

Platform audio streaming lokal, NOICE mencatat Surabaya sebagai urutan ke-2 kota dengan pendengar podcast terbanyak di Indonesia dengan lebih dari 550.000 pengguna hingga saat ini berasal dari kota tersebut.

Chief Business Officer (CBO) NOICE, Niken Sasmaya mengatakan, sebagai kota metropolitan dan terbesar kedua setelah Jakarta, kota Surabaya memang memiliki magnet tersendiri bagi para penggerak industri kreatif di tanah air. Mulai dari pelukis, musisi, sineas perfilman, influencer, radio announcer hingga podcaster, semua bisa ditemukan di Surabaya.

"Melihat potensi menjanjikan ini, NOICE, sebagai aplikasi karya anak bangsa, ingin merangkul konten kreator serta insan kreatif di Surabaya untuk bisa berkarya serta turut memajukan industri konten audio di Indonesia, yakni melalui konten bercita rasa lokal hingga hyperlokal, dimana NOICE memberikan dukungan bagi para konten kreator di berbagai daerah untuk berkarya sebagai podcaster dengan menciptakan konten dalam topik yang relevan serta dibawakan dengan dialek khas daerah terkait," jelas Niken, Rabu (24/11/21).

Niken menjelaskan podcast dan konten audio menjadi populer karena produksinya yang mudah, tidak memerlukan peralatan rumit, serta menjadi pilihan bagi mereka yang masih malu untuk tampil di depan layar. Selain itu, podcast juga bisa dinikmati secara fleksibel sambil multi-tasking, saat sedang berkendara, bekerja, belajar, melakukan pekerjaan rumah, serta kegiatan lainnya tanpa perlu melihat layar atau yang kita sebut sebagai screenless moment.

"Dengan berbagai kemudahan ini, kami ingin bisa merangkul lebih banyak lagi konten kreator di Surabaya untuk bisa sukses berkarya di industri konten audio dengan membuat podcast di NOICE.

Harapannya, mereka bisa membangun komunitasnya dan menjangkau audiens atau pendengar yang lebih luas tidak hanya di Surabaya saja, tapi hingga ke seluruh Indonesia. Selain itu, keunikan ini juga kami harapkan dapat membawa NOICE menjadi platform konten audio streaming dengan jaringan podcast terbesar di Indonesia, yang menyajikan lebih dari 100 konten original dan eksklusif di aplikasi NOICE," kata Niken secara rinci.

Selain podcaster, lebih lanjut Niken mengatakan, NOICE juga merangkul radio-radio di berbagai daerah untuk dapat bergabung memperkaya konten audio di aplikasi NOICE. Para konten kreator juga dapat memanfaatkan NOICE Live sebagai fitur live audio terbaru dari NOICE dalam membangun komunitas pendengar mereka dengan cara yang berbeda. Di NOICE Live, kreator bisa berinteraksi langsung dengan pendengar melalui kolom komentar dan bahkan bisa diangkat sebagai pembicara dan mengobrol langsung dengan kreator favorit. Fitur NOICE Live telah digunakan oleh banyak public figure untuk lebih berinteraksi langsung dan menjalin kedekatan erat dengan komunitas dan fans-nya.

Sementara itu, VP of Content, NOICE, Thomas Raditya menambahkan, sebagai perusahaan karya anak bangsa, NOICE berbeda dengan platform konten audio lainnya, karena NOICE sangat memahami karakteristik konten yang disukai dan sesuai dengan selera masyarakat Indonesia, terutama anak mudanya.

"Untuk itu, kami yakin dengan mengangkat konten bercita rasa lokal dengan cerita di berbagai daerah yang khas tentu akan menumbuhkan ketertarikan dan loyalitas mendalam para pendengar terhadap konten dan podcaster yang mereka sukai.

Belum lagi, juga ditambah dengan adanya genre yang beragam dari mulai komedi, horor, parenting, hobi, religi, dan banyak lainnya, akan semakin memberikan banyak opsi alternatif konten yang bisa didengarkan oleh Paranoice (sebutan bagi pendengar setia NOICE)," tutup Thomas Raditya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved