Breaking News:

Seimbangkan Jam Mengajar, Pemkot Surabaya Wacanakan Guru Bisa Ajar Lebih Satu Sekolah

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa kualitas pendidikan antara sekolah negeri dan swasta harus bisa dioptimalkan

surya/habibur rohman
Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah di Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemkot Surabaya berupaya meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru baik di sekolah negeri maupun swasta. Di antara strateginya adalah dengan meratakan jam mengajar para guru.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa kualitas pendidikan antara sekolah negeri dan swasta harus bisa dioptimalkan. Termasuk, kualitas para gurunya.

Strateginya, seluruh sekolah harus membangun kesepakatan di awal terkait jumlah guru. Masing-masing guru tidak boleh kelebihan jam mengajar atau pun sebaliknya, kekurangan jam mengajar.

Misalnya, ada seorang guru di sekolah A kekurangan jam mengajar, sedangkan di sekolah B kelebihan mengajar. Cak Eri mengusulkan agar guru di sekolah A bisa ikut mengajar di sekolah B.

"Lantas bagaimana? Sekolah yang bisa menghitung sendiri. Guru di sekolah B nanti pindah ke sekolah A, misalnya," katanya.

Cak Eri menilai, hal ini bisa dilakukan apabila ada kesepahaman antar sekolah. "Ini harus bisa terwujud dan saya yakin dengan MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) swasta, hal itu yakin bisa terwujud,” kata dia.

Selain lewat pengajar, pendidikan swasta dan negeri bisa ditingkatkan juga dengan perbaikan infrastruktur. Pemkot pun menyiapkan bantuan perbaikan infrastruktur di sekolah swasta di Surabaya.

Perbaikan sekolah swasta maupun negeri akan dilakukan secara terukur. Dalam hal ini, sekolah negeri maupun swasta harus bersinergi, tak sekadar saling bersaing.

"Sehingga, anak-anak saya di Surabaya mau masuk negeri maupun swasta ya senang," katanya.

"Jenjang SD maupun SMP, pendidikan 9 tahun, merupakan tanggungjawab Pemkot Surabaya. Apabila ada sekolah jelek dan tidak nyaman, maka itu tanggungjawab Pemkot Surabaya. Saya harus ikut hadir di situ,” tegasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved