Breaking News:

Persela Jeblok, Ratusan Suporter Turun Jalan Tuntut Evaluasi Internal dan Pecat Pelatih

Ratusan suporter Persela menuntut manajemen untuk melakukan evaluasi terhadap tim berjuluk Laskar Joko Tingkir dengan cara aksi turun jalan

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Rudy Hartono
surya/hanif manshuri
Massa suporter Persela menggelar aksi unjuk rasa di Alun-alun Lamongan, Rabu (24/11/2021) Suporter kecewa dan menuntut pelatih dipecat. Massa suporter Persela menggelar aksi unjuk rasa di Alun-alun Lamongan, Rabu (24/11/2021) Ratusan Suporter Turun Jalan Tuntut Evaluasi Internal dan Pecat Pelatih 

SURYA.co.id lLAMONGAN - Kerap mengalami kekalahan saat berlaga dan  dinilai tampil tak memuaskan selama  Liga 1, memicu  suporter Persela Lamongan untuk menggelar aksi  unjuk rasa. Rabu (24/11/2021).

Ratusan suporter Persela menuntut manajemen untuk melakukan evaluasi terhadap tim berjuluk Laskar Joko Tingkir dengan cara aksi turun jalan.

Aksi suporter Persela ini dilakukan di Alun-alun dengan menyuarakan beragam tuntutannya. Mengenakan atribut Persela,  suporter ini menuntut agar manajemen Persela melakukan langkah-langkah konkrit dalam waktu dekat untuk menyelamatkan Persela.

Salah satu tuntutannya, menejemen  memberhentikan  Iwan Setiawan dan Didik Ludianto sebagai pelatih.

Menejemen Persela sesegera mungkin  melakukan evaluasi terhadap seluruh pemain Persela, baik lokal maupun asing.

Peserta aksi  juga menuntut keseriusan dan komitmen menejemen untuk Persela,  serta meminta kejelasan kondisi tim Persela saat ini.

"Enam poin tuntutan kami diantaranya adalah pelatih Iwan dan Didik out, target Persela harus jelas ke depannya," tandas  korlap aksi,  Ferdy.

Evaluasi seluruh pemain lokal dan asing mendesak untuk dilakukan.  Serta menuntut keseriusan dan komitmen manajemen untuk Persela.

Aksi massa suporter direspon

Menejemen Persela Lamongan, Manajer Persela l, Edi Yunan Achmadi di depan suporter  berjanji segera mencari solusi terbaik untuk Persela Lamongan. "Tentu kami terima aspirasi para suporter dan akan kami jadikan sebagai bahan evaluasi bersama di manajemen," kata Yunan.

Mendapati jawaban Menejer Persela, Yunan,  massa kemudian mengakhiri aksinya ditandai dengan menyanyikan anthem 'setia bersamamu' layaknya usai menyaksikan pertandingan.

Massa mengibarkan bendera besar yang biasa mereka kibar  di stadion saat pertandingan berlangsung.

Sekedar diketahui, pada 13 laga terakhir,  Persela telah kehilangan banyak poin dan kini menempati peringkat 14 atau 2 strip di atas zona degradasi. Bahkan, Persela mengalami kekalahan beruntun dalam 3 laga terakhir.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved