Breaking News:

Berita Pasuruan

Pelajar Korban Penganiayaan Sering Dilecehkan Terlapor, GM FKPPI Sesalkan Kelambanan Polres Pasuruan

Ketua GM FKPPI Pasuruan, Ayi Suhaya mengaku kecewa dengan lambatnya penanganan kasus penganiayaan ini oleh polisi.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana
surya/galih lintartika
Anggota GM FKPPI Pasuruan mendampingi FDM, pelajar yang menjadi korban penganiayaan, Rabu (24/11/2021). 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - GM FKPPI Pasuruan mendatangi Satreskrim Polres Pasuruan, Rabu (24/11/2021) siang. Mereka datang bersama FDM, pelajar yang menjadi korban penganiayaan untuk meminta kejelasan penanganan kasus yang sudah empat bulan tidak ada perkembangan.

Ketua GM FKPPI Pasuruan, Ayi Suhaya mengaku sangat kecewa dengan lambatnya penanganan kasus penganiayaan ini oleh polisi.

"Jujur, kami menyesalkan pihak kepolisian karena belum ada kejelasan dalam penanganan kasus penganiayaan terhadap korban sampai sekarang, padahal sudah dilaporkan empat bulan yang lalu," kata Suhaya, Rabu (24/11/2021).

Ia meminta pihak kepolisian untuk serius menangani kasus dugaan penganiayaan yang dialami pelajar ini. Ia merasa trenyuh melihat kondisi korban ini. "Setiap kali ketemu dengan terlapor atau terduga penganiayaan, korban selalu dilecehkan dan diremehkan terkait laporannya," paparnya.

Menurut Suhaya, tindakan itu melecehkan proses hukum yang sedang berjalan di Satreskrim Polres Pasuruan saat ini. "Kami minta jangan main-main di kasus tersebut. Kami berharap hukum ini ditegakkan, jangan lantas hukum ini tumpul di atas, tajam di bawah," tegasnya.

FDM, korban penganiayaan mengatakan, kasus ini bermula saat sorotan lampu sepeda motor yang digunakannya mengganggu terlapor. Selanjutnya, terlapor juga membalasnya dengan menyorotkan lampu sepeda motor itu ke arah wajahnya. Ia lantas disalahkan oleh terlapor.

"Setelah itu, saya pulang lewat depan rumah terlapor dan dilempar sendal. Setelah saya datangi, ia malah memukul. Dan ia juga menganiaya dan memukul (saya) bersama teman-temannya," paparnya.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Pasuruan, Iptu Wachid S Arief menyampaikan kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. "Kami sudah periksa sejumlah saksi. Yang jelas kasus ini masih dalam proses pihak kepolisian," singkatnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved