Breaking News:

Persebaya Surabaya

Kompetisi Antarklub Persebaya di Lapangan Militer Sidoarjo Berakhir Lebih Cepat

Kompetisi Antarklub Internal Persebaya 2021 terpaksa tidak bisa terlaksana secara tuntas

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Febrianto Ramadani
Salah satu pemain Polda Jatim (merah) coba melepaskan umpan dalam laga Kompetisi Antarklub Persebaya 2021 di lapangan Brigif Marinir, Gedangan, Sidoarjo. Kompetisi ini secara resmi berakhir. 

Penulis : Febrianto Ramadani | Editor : Fatkhul Alami 

SURYA.co.id | SIDOARJO  - Kompetisi Antarklub Internal Persebaya 2021 terpaksa tidak bisa terlaksana secara tuntas. Kompetisi yang diikuti 20 klub anggota Persebaya ini secara resmi berakhir lebih cepat dari jadwal sebelumnya.

Panitia penyelenggara (Panpel) memutuskan Kompetisi Antarklub Internal Persebaya 2021 berakhir, lantaran cuaca tdiak mendukung. Hujan dengan intensitas tinggi pada November ini menjadi alasan berakhirnya kompetisi lebih cepat dari jadwal semula.

Dampak dari hujan dengan insitas tinggi membuat lapangan Brigif Marinir, Gedangan, Sidoarjo kerap tidak bisa dipakai. Begitu hujan turun, lapangan militer yang berlokasi di Gedangan, Sidoarjo tidak bisa dipakai untuk pertandingan.

Sekretaris Persebaya Amatir, Supriyono menjelaskan, dasar pertimbangannya adalah Surat Pemberitahuan nomor 51 /PSBY/XI/2021 tentang penundaan Kompetisi Internal Persebaya Tahun 2021.

"Situasi dan kondisi musim penghujan akhir-akhir ini yang hujan setiap hari dan kemungkinan sampai akhir bulan Desember, bahkan bisa sampai awal tahun depan 2022 masih hujan," sebut Supriyono, Selasa (23/11).

Karena cuaca yang tidak mendukung, lanjut Supriyono, maka mengakibatkan lapangan yang dipergunakan untuk turnamen tersebut dalam kondisi banjir dan tidak bisa dipakai menggelar pertandingan,

"Sehingga kami putuskan turnamen itu tidak bisa dilanjutkan atau dihentikan," jelas Supriyono.

Sebelumnya, Kompetisi Antarklub Internal Persebaya 2021 yang digelar di lapangan Brigif Marinir, Gedangan, Sidoarjo ditunda akibat cuaca yang tidak mendukung. Berdasarkan surat pemberitahuan, penundaan dilakukan pada tanggal 15 sampai 18 November lalu.

Pada tanggal tersebut merupakan pertandingan turnamen PS Bintang Timur melawan PS Sasana Bhakti, PS Semut Hitam dengan El Faza, PS Bintang Angkasa berharapan PS Hanggana, PS Farfaza melawan PS Untag Rosita.

Kemudian, PS Angkatan Laut melawan PS Polda Jatim, PS Pelindo III dengan PS Fatahillah 354, PS HBS melawan PS TEO, serta PS. Maesa berhadapan PS Putra Mars.

Sekedar diketahui, kompetisi internal ini diikuti sebanyak 20 tim anggota internal Persebaya. Masing-masing grup dihuni 5 tim, kompetisi yang sempat terhenti hampir 2 tahun akibat pandemi ini untuk sementara meniadakan format degradasi dan promosi.

Direktur Persebaya Amatir Saleh Hanifah menyatakan, kompetisi tersebut akan dilanjutkan lagi pada tahun depan.

"Tentunya dengan format kompetisi resmi," tandasnya. 

Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved