Breaking News:

Sampah B3 dan Anorganik Diubah Benda Seni di Kampung Tembok Gede Surabaya

Inovasi terhadap sampah terus di lakukan oleh warga kampung Pintar Oase Tembok Gede Kelurahan Bubutan

Penulis: Zainal Arif | Editor: Rudy Hartono
surya/zainal arif
Saat Ketua RT 3 RW 02 Kelurahan Bubutan Kecamatan Bubutan Kota Surabaya, Aseyan memerkan berbagai karya seperti jam dinding dan pajangan pohon dari sampah jenis B3 

SURYA.co.id | SURABAYA – Inovasi terhadap sampah terus di lakukan oleh warga kampung Pintar Oase Tembok Gede Kelurahan Bubutan Kecamatan Bubutan Kota Surabaya.

Dimana sampah yang biasanya dianggap sebagai momok menakutkan bagi masyarakat, mampu disulap oleh warga kampung pintar menjadi suatu barang berguna yang bernilai ekonomis.

Mengelolah sampah menjadi barang yang dapat berguna tentu bukanlah sesuatu hal yang mudah.

Namun warga kampung Pintar berhasil membuat beragam karya dengan mengelolah sampah B3 (Bahan Bahaya Beracun) dan sampah anorganik yang sudah tidak terpakai.

Seperti karya yang dibuat oleh Ketua RT 3, Aseyan. Berbekal pengalaman dibidang elektronik sejak 30 tahun lalu.

Berbagai karya seperti jam dinding, lampu hias hingga aksesoris berhasil ia ciptakan dengan memanfaatkan sampah jenis B3 yang sudah tidak terpakai.

Bahkan beberapa robot yang terpajang di sudut-sudut kampung hingga menjadi ikon juga lahir dari tangannya dengan dibantu rekannya yakni wakil RT 3 Anang Darmawan.

"Kami bergelut dengan sampah ini sudah sejak berdirinya kampung pintar Oase Tembok Gede pada 2 Oktober 2018 silam. Banyak karya yang sudah kami ciptakan," ujar Aseyan kepada SURYA.co.id, Senin (22/11/2021).

"Saya pribadi apabila sudah melihat barang bekas yang unik, saya sudah punya imajinasi akan membuat apa," imbuhnya.

Sementara untuk sampah anorganik diolah oleh ibu-ibu setempat menjadi sebuah vas bunga hingga pernak pernik lainnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved