Breaking News:

Piala Soeratin 2021 Persebaya U15 Libas SFC dengan Skor 2-0

Pertandingan kedua di Lapangan Kebraon, Selasa (23/11/2021), Persebaya U15 berhasil keluar sebagai pemenang mengalahkan SFC 2-0.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Febrianto Ramadani
Pertandingan antara Persebaya U15 melawan SFC, Lapangan Kebraon, Selasa (23/11/2021) 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Persebaya U15 dipersiapkan untuk gelaran piala Soeratin Askot Surabaya dari 30 Oktober hingga 20 Desember 2021, dengan sistem seleksi mencari bibit pemain muda berkualitas di internal Persebaya.

Pada gelaran tersebut, Persebaya U15 bergabung dalam grup F bersama Suryanaga, PSAL, SFC dan Kresno Indonesia. Laga pertama melawan Kresno Indonesia, tim ramuan Dul Hamid alias Dul Heri melibas dengan skor telak 7-0.

Kemudian pertandingan kedua di Lapangan Kebraon, Selasa (23/11/2021), Persebaya U15 berhasil keluar sebagai pemenang mengalahkan SFC 2-0.

Dul Hamid Pelatih Persebaya U15, mengatakan, total keseluruhan pemain yang dibawa mengarungi turnamen ini sebanyak 25 pemain. Hanya saja dalam pertandingan kali ini pihaknya membawa 20 pemain.

"Biar maksimal pergantiannya dan tetap mengacu kepada proses pembinaan serta memaksimalkan menit bermainnya. Mereka dari internal semua usianya 15 tahun," ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi pemain kali ini sangat fit. Persiapan lebih banyak kebutuhan organisasi tinggal menyatukan visi misi bermain. Mengingat, masing masing pemain dari berbeda klub, ketika disatukan harus disatukan menjadi sama

"Target menjadi yang terbaik di Surabaya. Demi Persebaya menjadi barometer sepak bola lagi di Indonesia. Terutama anak anak diharapkan menjadi penerus senior," jelasnya.

"Kenapa harus menyatukan visi misi, karena mereka dari klub klub internal dan mempunyai gaya permainan yang berbeda beda. Apalagi ada anak yang menjadi pilihan utama di klub internal juga menjadi starter di Persebaya U15, jadi konsentrasinya banyak. Sehingga, butuh waktu guna menyatukan gaya bermainnya," tuntasnya.

Sedang Pelatih SFC, Yuhansyah Primaditya menilai permainan anak asuhnya bisa menyulitkan lini pertahanan Persebaya U15. Baginya, motivasi yang tinggi melawan klub tersebut menjadi kunci utama hingga babak kedua berakhir.

"Pemain SFC sangat bagus dan motivasinya tinggi. Akan tetapi meski kebobolan dua kosong, mereka menganggap istimewa karena tidak kebobolan banyak. Padahal persiapan kami cuma 4 hari," jelasnya.

"Targetnya kami ingin anak anak bisa mengikuti ritme kompetisi. Hasil kami kesampingkan. Evaluasi banyak karena ini masih usia dini," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved