Breaking News:

Berita Surabaya

Kapolrestabes Surabaya Terima Kunjungan Rombongan Bajul Ijo: Cintaku Pada Persebaya Adalah Takdir

Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda memboyong perwakilan manajemen bertandang ke Mapolrestabes Surabaya, Selasa (23/11/2021) siang.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
Istimewa
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan dan Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda saling bertukar cendera mata usai pertemuan di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (23/11/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda memboyong perwakilan manajemen bertandang ke Mapolrestabes Surabaya, Selasa (23/11/2021) siang.

Rombongan tim berjuluk Bajul Ijo itu diterima hangat di lobi Museum Hidup Polri, Hoofbureau Polrestabes Surabaya.

Dalam kesempatan itu, Azrul dan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan saling bertukar cendera mata.

Manajemen Persebaya Surabaya mendapat sebuah cendera mata, sementara Kapolrestabes Surabaya mendapat sebuah jersey Persebaya Surabaya lengkap dengan nomor punggung 7.

Yusep mengatakan, dalam pertemuan itu bertujuan untuk saling menguatkan sinergitas antara klub Persebaya Surabaya dengan kepolisian, terutama menghadapi dinamika kompetisi ke depan.

"Kompetisi sepak bola atau liga saat ini sudah bergulir memasuki sesi ke tiga. Tentu ke depan, kami menyampaikan tantangan bahwa sepak bola di tengah pandemi bukanlah hal mudah. Maka dari itu, tujuan dari pertemuan tadi adalah silaturahmi sekaligus mencari solusi untuk menghadapi kompetisi sepak bola ke depan. Entah itu pengamanan dan penerapan protokol kesehatan," sebut Yusep, Selasa (23/11/2021).

Secara khusus, Yusep menyampaikan bahwa kecintaannya terhadap Persebaya bukan hanya tumbuh saat ia menjabat sebagai Kapolrestabes Surabaya.

Jauh sebelum itu, ia kerap turut serta dalam pengamanan laga Persebaya sebelum pandemi.

"Pernah beberapa kali terlibat dalam pengamanan, sumber daya Persebaya terutama kecintaan suporternya kepada tim itu yang membuat saya pribadi kagum. Gegap gempita di stadion adalah bukti kecintaan warga Surabaya, terutama Bonek Mania kepada Persebaya. Itu yang membuat saya kagum sekali," sebutnya.

Yusep menyebut, cintanya kepada Persebaya dan Bonek Mania adalah takdir yang tak bisa ditentukan dan dimanipulasi.

"Cintaku kepada Bonek dan Persebaya adalah takdir," sebut perwira kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat itu.

Ia berharap yang terbaik untuk tim kebanggaan Arek Suroboyo itu dalam mengarungi kompetisi Liga 1 tahun 2021 dan seterusnya nanti.

"Persebaya adalah tim yang kuat dengan kaderisasi pemain lokal berprestasi. semoga semakin menjadi kebanggaaan para BoneKk Mania yang akan terus mendampinginya. Serta ikut bertanggung jawab atas ketertiban dalam setiap laga terutama dalam Memastikan Kamtibmas Kondusif di Kota Surabaya dari berbagai bentuk apapun gangguannya," tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Green Nord, Husain Ghozali atau Cak Conk berharap apapun bentuk pertemuan antara Kepolisian dan Persebaya melahirkan sebuah kebijakan terbaik untuk tim kebanggaannya itu.

"Apapun hasil pertemuan itu, bentuk pertemuan itu, kami sebagai Bonek berharap yang terbaik untuk Persebaya. Sinergitas antara Kepolisian, Persebaya dan Bonek adalah satu kesatuan," singkatnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved