Breaking News:

Berita Trenggalek

Dorong Percepatan Vaksinasi di Kabupaten Trenggalek, Binda Jatim Kirim 5.500 Dosis Vaksin

Sebelumnya, Binda Jatim juga pernah menggelontor vaksin Covid-19 di Kabupaten Trenggalek dengan jumlah kurang lebih 2 ribu dosis.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di SMKN Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Selasa (23/11/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Timur kembali mengirim pasokan vaksin Covid-19 di Kabupaten Trenggalek, Selasa (23/11/2021).

Kali ini, jumlah vaksin yang dikirim sebanyak 5.500 dosis.

Sebelumnya, Binda Jatim juga pernah menggelontor vaksin Covid-19 di Kabupaten Trenggalek dengan jumlah kurang lebih 2 ribu dosis.

Kepala Bagian Ops Binda Jatim Kolonel Inf Fahmi Sudirman menjelaskan, vaksin Covid-19 itu disebar di 14 titik se-Kabupaten Trenggalek.

Salah satu sasaran utamanya, yakni para pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat.

“Harapannya wilayah Kabupaten Trenggalek segara terbentuk kekebalan komunal,” kata Fahmi, saat menilik vaksinasi di SMKN Pogalan, Selasa (23/11/2021).

Baca juga: Pemkab Blitar Gelar Sosialisasi Perundang-undangan Cukai kepada Pedagang Informal

Pihaknya juga berharap, percepatan vaksinasi menjelang Natal dan tahun baru (Nataru) bisa meminimalisir risiko ledakan kasus Covid-19, terutama di Kabupaten Trenggalek.

“Untuk menghadapi libur Natal dan tahun baru, karena tidak menutup kemungkinan saat libur Natal dan tahun baru, mobilitas akan tinggi,” sambungnya.

Selain untuk para siswa, sasaran untuk dosis vaksin yang tersedia juga mencakupi masyarakat umum.

“Selain pelajar, juga tidak menutup kemungkinan untuk masyarakat umum. Untuk semua dosis, baik bertama maupun kedua,” sambungnya.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, yang ikut meninjau pelaksanaan vaksinasi, berterima kasih terhadap campur tangan pihak-pihak luar dalam mendorong peningkatan vaksinasi Covid-19.

Kabupaten Trenggalek, kata dia, memang tengah mendorong capaian vaksinasi agar naik signifikan.

Ini agar level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kabupaten Trenggalek bisa turun dari level 3.

BACA BERITA TRENGGALEK LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved