Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Update Isi Status WA Amalia Mustika Ratu Sindiran, 3 Orang Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Berikut isi status WA Amalia Mustika Ratu berisi sindiran soal rezeki sebelum pembunuhan ibu dan anak di Subang terjadi. Konflik yayasan pernah diusut

Editor: Iksan Fauzi
Tribunnewsbogor.com/YouTube Tribunnews/Tribun Jabar
Ahli Forensik dr Hastry menemukan petunjuk di kuku Amalia, korban pembunuhan ibu dan anak di Subang. Korban kasus Subang ini diduga sempat melawan pelaku. Kini, muncul kabar baru soal status WA Amalia Mustika Ratu yang berisi sindiran rezeki. 

SURYA.co.id | SUBANG - Sebelum tewas bersama ibunda di Alphard, korban pembunuhan ibu dan anak di Subang, Amalia Mustika Ratu (23) membuat status WhatsApp (WA) berisi sindiran soal rezeki.

Tidak diketahui, status berisi sindiran itu ditujukan kepada siapa. Dalam statusnya, anak korban Tuti Suhartini (55) dan adik kandung saksi kunci Yoris Raja Amanullah (34) itu menyinggung iri dengki soal rezeki.

Informasi mengenai status WhatsApp Amalia Mustika Ratu didapatkan reporter TribunJabar.id di lapangan. 

Amalia membuat status sindiran tersebut 10 hari jelang kematiannya pada Rabu (18/8/2021). 

Berikut isi status WhatsApp Amalia : "Jauhkan orang yang punya iri dengki, rezeki orang sudah ada porsi masing-masing," tulis Amalia di status WhatsAppnya pada 8 Agustus 2021 lalu.

Dalam penyelidikan kasus pembunuhan di Subang itu, penyidik Polres Subang sempat menduga disebabkan oleh motif ekonomi, yakni konflik di Yayasan Bina Prestasi Nasional.

Yayasan itu didirikan oleh ayah Amalia, Yosef Hidayah. Kini Yosef menjadi komisaris yayasan, sedangkan anak laki-lakinya, Yoris menjabat sebagai ketua.

Tuti dan Amalia masing-masing menjabat sebagai bendahara dan sekretaris yayasan. Mereka mendapatkan honor masing-masing Rp 10 juta per bulan, sementara Yoris mendapat honor Rp 12 juta.

Baca juga: Misteri Oknum Banpol dan 2 Benda Bisa Jadi Petunjuk Penting Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang. Foto kanan : sosok Banpol U yang disebut telah memerintahkan Danu membersihkan bak mandi di kamar mandi TKP pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.
TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang. Foto kanan : sosok Banpol U yang disebut telah memerintahkan Danu membersihkan bak mandi di kamar mandi TKP pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu. (Kolase TribunJabar/Istimewa/Danu)

Di tubuh yayasan itu diduga sempat terjadi konflik, khususnya ketika istri muda Yosef, Mimin Mintarsih dikeluarkan dari pada 2018.

Jabatan Mimin sebelumnya adalah bendahara yayasan. Karena dianggap kurang baik mengelola keuangan, Yoris pun mengganti Mimin.

Baca juga: UPDATE Pembunuh Ibu dan Anak di Subang Lebih dari Seorang, Berikut 4 Fakta yang Diungkap dr Hastry

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved