Breaking News:

Sambang Kampung

Menuju Kampung Wisata Edukasi, Warga Surabaya Aktif Menanam Sayur Di Depan Rumah

Sebagai bentuk upaya ketahanan pangan, warga Kampung Pintar Oase Tembok Gede Surabaya menanam berbagai macam sayuran di halaman rumah.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Rudy Hartono
surya
Aseyan selaku Ketua RT 03 RW 02, Kelurahan/Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya bersama warga melakukan penyiraman tanaman sayur di Kampung Pintar Oase Tembok Gede Surabaya, Senin (22/11/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebagai bentuk upaya ketahanan pangan, warga Kampung Pintar Oase Tembok Gede Surabaya secara kompak menanam berbagai macam sayuran di halaman rumah.

Terlihat berbagai macam tanaman sayur seperti terong, cabai, tomat, kangkung, bayam , paprika hingga sawi tumbuh subur dilingkungan tersebut.

Tanaman tersebut tumbuh di berbagai media tanam mulai tabulampot, hidroponik hingga langsung ke tanah.

Bahkan warga setempat juga memanfaatkan beberapa barang bekas seperti botol dan kaleng cat untuk digunakan sebagai pot tanaman sayur mereka.

Padahal sebelumnya, menurut Aseyan selaku Ketua RT, kawasan RT 03 RW 02 Kelurahan Bubutan Kecamatan Bubutan Kota Surabaya ini merupakan wilayah yang gersang.

Namun berkat kekompakan warganya dalam melakukan urban farming meski di lahan yang terbatas, Kampung Pintar Oase Tembok Gede berubah menjadi kampung yang sejuk dan asri.

Ketua RT, Aseyan mengaku mulai mengajak warga untuk membenahi kampung dengan mengolah sampah hingga menanam sayur sudah dilakukan sejak 2 Oktober 2018 silam. Hari itu juga sebagai tanggal kelahiran Kampung Pintar Oase Tembok Gede.

"Kami memang sejak awal fokus mengolah sampah menjadi barang bernilai ekonomis namun tak lengkap apabila kami tidak menghijaukan kampung supaya pengunjung nyaman memasuki wilayah kami," ujar Aseyan kepada SURYA.co.id, Senin (22/11/2021).

Selain sebagai aksi penghijauan, Aseyan mengaku ingin warga dapat mandiri dengan memetik hasil tanamannya sendiri.

Ada sekitar 50 persen dari jumlah penduduk sebanyak 55 KK di kampung tersebut ikut terlibat dalam pemeliharaan tanaman. Mulai dari pembibitan, penyiraman, pemberian pupuk hingga panen

"Kalau pembibitan kami lakukan bersama, penyiraman pagi dan sore setiap hari bergiliran dan untuk panen kami juga lakukan bersama," ujarnya.

"Alhamdulillah kami sudah 3 kali panen, untuk hasilnya masih kami bagikan ke warga agar merasakan hasil sayuran yang mereka tanam," imbuhnya.

Selain aksi urban farming, warga kampung pintar juga melakukan budidaya beberapa jenis ikan seperti ikan lele, patin dan nila. Ikan-ikan tersebut diletakkan dikolam buatan warga yang terletak di atas got kampung.

"Keterbatasan lahan tidak menjadi alasan bagi kami untuk tidak berinovasi dan produktif, kami rutin setiap pagi dan sore memberi makanan pur ikan," ungkapnya.

Aseyan berharap dengan segala upaya yang sudah dilakukan, kedepannya Kampung Pintar Oase Tembok Gede mampu menjadi wisata edukasi yang mendatangkan banyak pengunjung sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved