Breaking News:

Berita Surabaya

Diduga Terlibat Suap dan Rusak Fairplay di Liga 3, Komdis PSSI Laporkan 4 Orang Ini ke Polda Jatim

Pria asal Surabaya ini melakukan percobaan suap di laga antara NZR Sumbersari dengan Gresik Putra FC.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Luhur Pambudi
Ketua Komdis PSSI Jatim, Samiadji Makin Rahmat saat ditemui di halaman Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Senin (22/11/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jatim melaporkan empat orang oknum atas dugaan kasus percobaan suap dan taruhan dalam kompetisi sepak bola Liga 3, di Mapolda Jatim, Senin (22/11/2021).

Informasi yang dihimpun SURYA.CO.ID, empat orang yang akan dilaporkan oleh pihak Asprov PSSI Jatim ke Mapolda Jatim itu berinisial BS, DV, BL dan AS.

Berdasarkan hasil sidang Komite Disiplin (Komdis) Asprov PSSI Jatim, keempat oknum tersebut bukanlah bagian dari anggota Football Family.

Tak pelak, anggota Asprov PSSI Jatim tidak dapat memproses empat orang tersebut menggunakan kode disiplin Komdis Asprov PSSI Jatim.

Oleh karena itu, pihak PSSI Jatim memanfaatkan jalur hukum lain untuk memberikan sanksi hukuman terhadap empat orang tersebut yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Yakni, dengan melaporkan keempat orang tersebut ke pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim.

Ketua Komdis PSSI Jatim, Samiadji Makin Rahmat mengatakan, keempat nama yang dilaporkan ke Polda Jatim itu muncul berdasarkan hasil keputusan Sidang Komdis PSSI Jatim mengenai kasus percobaan suap di beberapa pertandingan di Liga 3.

Hasil keputusan Sidang Komdis PSSI Jatim itu, sempat dilansir secara resmi melalui konferensi pers pada Jumat (18/11/2021).

"Dari keputusan no 1 dan no 2, ada 2 objek. (PSSI Jatim) sudah menghukum Yopi, dan di situ ada nama B dan D. Dari situ malah gamblang. Intinya dalam pertemuan itu muncul BS," ujarnya di halaman Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Senin (22/11/2021).

Makin Rahmat mengatakan, keempat nama tersebut akan dilaporkan atas dugaan kasus suap berdasarkan UU No 11 Tahun 1980 Tentang Tindak Pidana Suap Hak Keuangan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved