Breaking News:

Berita Lamongan

Banner dan Spanduk Tumbuh bak Tanaman Liar di Lamongan, Satpol PP Terpaksa Membabat Habis

Satpol PP sudah melakukan aksi menurunkan puluhan spanduk tak beraturan yang terpasang di ruas strategis di Kota Lamongan

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Petugas Satpol PP menurunkan spanduk yang melanggar Perda yang terpasang di beberapa jalur strategis. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Rasa tanggung jawab para pemasang alat peraga di Lamongan ternyata masih rendah. Saat ini puluhan alat peraga komersial dan pesan layanan yang tidak berizin, habis masa pemasangan, rusak, bahkan dipasang di tempat terlarang, bermunculan bak tanaman liar dan merusak pemandangan di Kota Soto.

Kondisi itu membuat Satpol PP Lamongan geram. Petugas mulai memelototi banyaknya alat peraga luar ruangan yang menyalahi aturan itu, dan lantas menurunkan paksa.

Ada puluhan barang bukti yang diamankan dan digudangkan di Kantor Satpol PP. Para pemilik boleh mengambil barang bukti tersebut.

"Banyak spanduk yang rusak tetapi tetap terpasang di sejumlah jalur strategis. Keberadaannya merusak pemandangan dan melanggar Perda," kata Kabid Penegakan Perda, H Safari saat SURYA, Senin (22/11/2021).

Satpol PP sudah melakukan aksi menurunkan puluhan spanduk tak beraturan yang terpasang di ruas strategis di lingkungan Kota Lamongan. Ada puluhan spanduk, banner dan peraga lain yang terpaksa diturunkan sebagai upaya penegakan Perda.

Spanduk yang tidak berizin jelas menyalahi aturan, sementara spanduk yang rusak juga merusak keindahan kota. Lantaran pemasang tidak memiliki kesadaran untuk menurunkan, maka petugas Satpol PP turun tangan.

"Kita turunkan paksa, dan akan kita pelototi terus di titik mana spanduk dan banner yang menerjang Perda itu. Harus kita turunkan, " terang Safari.

Satpol PP mulai menyisir pemasangan spanduk yang tidak sesuai ketentuan. Ada yang dipasang melintang jalan, rusak, izin habis namun tidak juga dilepas serta pemasangan di lokasi terlarang. Ia meminta kesadaran pemasang untuk melepas spanduk maupun banner yang habis masa izinnya, maupun rusak, dengan kesadaran sendiri.

Menurut Safari, pihaknya masih bersifat mengamankan dan mengedepankan pola peringatan. Namun jika tetap tidak diindahkan, Satpol PP terpaksa yang menurunkan. ”Kami hanya menegakkan Perda tentang pajak daerah,” katanya

Ditegaskan, selain pemasangannya tanpa izin, lokasi pemasangannya juga tidak pada tempat yang semestinya, seperti dipasang di tiang listrik, tiang telepon serta pohon. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved