Selasa, 5 Mei 2026

Berita Magetan

100 Anggota Pemuda Pancasila Magetan Rame-Rame Mundur, Kecewa Ketua DPP Jatim Berpihak ke Ormas Lain

Pemuda Pancasila (PP) tidak bubar, kami yang keluar. Karena kami tidak setuju Ketua DPP Jawa Timur (La Nyala Mataliti) membela ormas lain.

Tayang:
Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Deddy Humana
surya/doni prasetyo
Sebanyak 100 orang lebih anggota DPD Pemuda Pancasila Kabupaten Magetan menyatakan keluar dari keanggotaan karena kecewa dengan Ketua DPP Jawa Timur berpihak ke ormas lain, Senin (22/11/2021). 

SURYA.CO.ID, MAGETAN - Kepengurusan Pemuda Pancasila di Kabupaten Magetan digoyang mundur massal ratusan anggotanya. Itu setelah sebanyak 100 anggota DPD Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Magetan, keluar dari PP karena kecewa La Nyala Mataliti sebagai Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Jawa Timur, dianggap berpihak ke organisasi masyarakat (ormas) lain.

Keluarnya sebanyak 100 orang anggota PP Magetan itu ditandai pelepasan uniforn (seragam) loreng dan atribut PP di Alun-Alun Magetan, Senin (22/11/2021).

"Pemuda Pancasila (PP) tidak bubar, kami yang keluar. Karena kami tidak setuju Ketua DPP Jawa Timur (La Nyala Mataliti) membela ormas lain. Ormas lain yang beda dengan visi dan misi kita," kata juru bicara sekaligus anggota DPD PP Magetan, Hadi Permana, akrab dipanggil Ipong kepada SURYA, Senin (22/11).

Total anggotan PP Magetan yang menyatakan keluar dari ormas yang sejak tahun 1981 dipimpin Japto Soerjosoemarno itu memang ada 100 orang.

"Rata-rata yang menyatakan keluar dari PP Magetan adalah anggota. Sedangkan pengurus DPD Pemuda Pancasila Magetan, masih lengkap," kata Ipong yang juga bendahara Korlap PSHT Cabang Magetan Parapatan Luhur (Parluh) 2016 pimpinan M Taufik.

Ke-100 orang anggota DPD PP Magetan yang mengundurkan diri itu, mayoritas adalah para jawara warga PSHT Parluh 2016. Mereka mundur dari PP karena La Nyalla Timur diangkat sebagai Warga kehormatan PSHT Pusat Madiun yang dianggap berseberangan dengan Parluh 2016.

"Kita kecewa dilantiknya Ketua DPP Pemuda Pancasilan La Nyalla Mahmud Mattalitti menjadi Warga kehormatan PSHT Pusat Madiun. Sedangkan La Nyalla Mattalitti tahu kalau anggota PP Magetan mayoritas adalah anggota PSHT Parluh 2016," tambah Ipong.

"Kegiatan pelepasan uniform dan atribut PP yang bersifat internasional ini kami laksanakan dengan damai, santun dan beradab, jauh dari arogan. Kita tunjukan PP Magetan sportif," tegasnya.

Selain Ipong, yang hadir dalam kegiatan pengunduran diri anggota PP Magetan adalah Sumanto (Ketua Korlap PSHT Cabang Magetan) dan Kusdi (Pengurus Korlap PSHT Cabang Magetan).

"Kegiatan keluarnya kami dari PPPP Magetan kami konsentrasikan di tengah Alun-alun Magetan agar tidak menarik perhatian massa yang nanti berujung kegaduhan. Kami ingin damai, maka pelepasan uniform dan atribut kami laksanakan di alun alun ini,"kata Ipong. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved