Breaking News:

Berita Surabaya

Eksportir Dapat Manfaatkan Sistem Resi Gudang PT KBI untuk Mitigasi Kurs dan Harga Internasional

PT KBI terus mendorong pemilik komoditas rumput laut untuk memanfaatkan Sistem Resi Gudang, khususnya dalam kaitan kegiatan ekspor.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
PT KBI
Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi bersama pengusaha ekspor dan gudang rumput laut Ni Nyoman Ribek. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Kliring Berjangka Indonesia (PT KBI) terus mendorong pemilik komoditas rumput laut untuk memanfaatkan Sistem Resi Gudang, khususnya dalam kaitan kegiatan ekspor.

Hal ini dalam upaya mitigasi harga internasional, serta terkait pergerakan kurs US dollar yang menjadi mata uang acuan dalam ekspor.

Dengan memanfaatkan Sistem Resi Gudang, petani rumput laut dapat memasukkan komoditas rumput laut yang mereka miliki saat kurs US Dollar turun, dan melakukan ekspor pada saat kurs US Dollar membaik.

"Selain itu, pemanfaatan Resi Gudang juga bisa dilakukan saat terjadi pergerakan harga di pasar internasional yang menurun," kata Fajar Wibhiyadi, Direktur Utama PT KBI, Minggu (21/11/2021).

Indonesia yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan, menjadi salah satu negara eksportir terbesar untuk komoditas rumput terutama rumput laut kering.

Nilai rumput laut di pasar dunia saat ini USD 2,9 miliar dengan hampir 807 ribu ton. Indonesia berkontribusi sebesar 195 ribu ton dengan pangsa 25 persen.

Data dari Biro Pusat Statistik menunjukkan, selama rentang waktu 2014-2019, ekspor rumput laut nasional juga tercatat tumbuh rata-rata sebesar 6,53% per tahun.

Untuk Tahun 2020 volume ekspor tercatat sebesar 195.574 ton dengan nilai mencapai USD279,58 juta.

Fajar menambahkan, apa yang dilakukan PT Rahmat Bahari Indonesia ini tentunya bisa menjadi kisah sukses pemanfaatan Resi Gudang di Indonesia, khususnya dari sisi eksportir.

"Ke depan, tentunya harapan kami para eksportir komoditas rumput laut di berbagai wilayah di Indonesia juga mulai memanfaatkan sistem resi gudang," jelas Fajar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved