Breaking News:

Berita Surabaya

KKN Tim ITS Dampingi Masyarakat Dapatkan Ijin Edar PIRT dan Sertifikasi Halal

KKN Tematik ITS melakukan pendampingan Sertifikasi Halal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Minuman Herbal di Surabaya

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Sulvi Sofiana
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (Abmas) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan pendampingan Sertifikasi Halal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Minuman Herbal di Surabaya. 

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (Abmas) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan pendampingan Sertifikasi Halal Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Minuman Herbal di Surabaya.

Kegiatan abmas secara online dan offline ini dilakukan oleh Tim Abmas KKN ITS 15 mahasiswa ITS dengan 5 anggota abmas, yaitu Prof Setiyo Gunawan, Orchidea Rachmaniah MT, Dr Sri Rachmaniah Juliastuti, Nuniek Hendrianie MT dan Dewi Puspita, ST.

Darmawan, Ketua Tim Abmas KKN Tematik mengungkapkan kegiatan peningkatkan pemberdayaan masyarakat ini melibatkan mitra pada Workshop Kader Penggerak Halal yang diadakan oleh Pusat Kajian Halal (PKH) ITS.

"Pendampingan ini dilakukan pada UMKM Gerai Dharma Nugraha Sembada (Dharma Nusa) yang masih mengalami kesulitan dalam penjualan produknya karena belum memiliki ijin edar. Padahal selama pandemi permintaan pada produk herbal untuk daya tahan tubuh semakin meningjat,"ujarnya.

Dengan adanya pendampingan produk UMKM herbal kemasan dalam sertifikasi halal, akan memberikan pemahaman kaidah produk halal dan pengurusan perizinan edar.

Khususnya izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) untuk menghindari berbagai konsekuensi yang tidak diinginkan.

“Selain sebagai salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di luar Pendidikan dan Penelitian, kegiatan abmas KKN ini merupakan bentuk kepedulian civitas akademika ITS terhadap masyarakat,"tambahnya.

Dalam implementasinya, tim juga membagikan ke masyarakat secara cuma – cuma tidak kurang 200 botol minuman herbal yang dibeli dari mitra, yang tersebar di Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat bahkan hingga Sumatera Selatan.

Pendampingan dilakukan mulai dari analisa terkait dengan keunggulan, keterbatasan dan hambatan Gerai Dharma Nusa dalam aktifitasnya termasuk identifikasi terhadap pemberian label produk.

Kemudian pendampingan UMKM mitra dalam memahami dan menerapkan Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT),

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved