Breaking News:

Berita Gresik

Bersama Kawal Percepatan Penanganan Kali Lamong di Gresik, Di tengah Pandemi Covid-19

Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid mengaku siap mengawal percepatan infrastruktur penanganan Kali Lamong di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Dialog terbatas yang digelar Komunitas Wartawan Gresik (KWG) bersama DPRD Gresik, Sabtu (20/11/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid mengaku siap mengawal percepatan infrastruktur penanganan Kali Lamong di tengah pandemi Covid-19. Banjir Kali Lamong bencana tahunan, sehingga harus diprioritaskan.

Percepatan pembangunan infrastruktur Kali Lamong terus dilakukan selama ini, mulai dari pembebasan lahan, pembangunan tanggul parapet oleh BBWS hingga mengeruk Kali Lamong. Pemerintah daerah bersama DPRD Gresik bersepakat untuk penuntasan masalah Kali Lamong yang menyebabkan banjir tahunan.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, pemerintah provinsi mengapresiasi langkah pemda terkait komitmen percepatan pembangunan infrastruktur Kali Lamong.

"Provinsi menjadi penyeimbang daerah penyokong dan mandiri, Gresik salah satu condong mandiri. Pemerintah provinsi hadir secara program, nah ini lah bersama potensi sinergi program keseriusan pemkab melakukan anggaran pembebasan lahan Kali Lamong," ucap Wagub Emil Dardak dalam Dialog Terbatas berjudul "Percepatan Pembangunan di Tengah Pandemi" yang digelar Komunitas Wartawan Gresik (KWG) bersama DPRD Gresik pada Sabtu (20/11/2021).

Dalam dialog itu, penyelenggara kegiatan mengambil tiga tema besar yakni percepatan infrastruktur penanganan Kali Lamong, pembangunan sarana dan pra sarana pendidikan dan revitalisasi dan konektivitas jalan.

Wagub Emil menambahkan, pihaknya juga siap mengawal anggaran dari pemerintah pusat yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo agar tidak mengurangi anggaran.

Dikatakan dia, empat daerah yang dilalui Kali Lamong, wilayah Gresik paling luas. Yakni, mencapai 64 km dari total panjang Kali Lamong sekitar 103 km. Karena itu, selama ini Gresik menjadi daerah paling terdampak.

"Itu yang juga menjadi kendala, dalam kondisi saat ini semoga pemerintah pusat tidak mengurangi anggaran pembuatan tanggul dan parapet kali lamong. Sementara, pemkab sudah berkomitmen terhadap pembebasan lahan," tambahnya.

Sementara Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengatakan, terus mendorong penyelesaian Kali Lamong. Dirinya juga siap mengawal anggaran agar tidak ada pengurangan.

"Agar seiringan, pemerintah daerah bisa melakukan komunikasi ke pusat ke DPR RI. Untuk memastikan dapat alokasi anggaran. Kami siap mengawal anggaran," imbuh dia.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved