Breaking News:

Berita Surabaya

Batik Fashion Fair di Surabaya, Ajang Pameran Sekaligus Beramal

Sebanyak 80 pelaku seni kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan acara Mandiri Batik Fashion Fair 2021, Grand City Mall Surabaya

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Febrianto Ramadani
Pemilik Fatma Foundation, Fatma Saifullah Yusuf foto bersama sejumlah desainer batik acara Mandiri Batik Fashion Fair, Grand City Mall Surabaya, Jumat malam (19/11/2021). 

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebanyak 80 pelaku seni kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan acara Mandiri Batik Fashion Fair 2021, Grand City Mall Surabaya. Event itu dihelat dari tanggal 17 sampai 21 November.

Selain memamerkan karya seni seperti batik, tas kulit, kerajinan aksesoris, dan sepatu, mereka yang berasal dari Jawa Timur, Pekalongan, Jakarta, Palembang, hingga NTT juga melaksanakan acara amal dengan melelang barang dagangannya. Hasil penjualan nantinya akan disumbangkan 50 persen kepada Fatma Foundation.

Dwi Novika Project Mandiri Batik Fashion Fair mengatakan, acara tersebut sempat tertunda dua tahun lalu karena pandemi Covid 19. Menurutnya, karena kondisi saat ini ada sedikit kelonggaran, jadi akhirnya bisa mengadakan kegiatan itu.

"Kami berharap event ini bisa membangkitkan ekonomi UMKM melalui pameran batik fashion fair. Semoga bisa menggeliat dan memberikan kesempatan untuk kembali meramaikan serta menambah jejaring pangsa pasar mereka," ujarnya, Jumat malam (19/11/2021).

Selama ini, kata Novika, para pelaku usaha hanya mengandalkan transaksi secara online. Padahal, dalam penjualan batik lebih cocok dilakukan lewat offline. Jadi, terjadi tatap muka antara penjual sama pembeli. Pembeli akhirnya bisa tahu kualitas barang yang dijual seperti apa.

"Terutama batik harus tahu detailnya seperti apa, karena harganya mengikuti proses pembuatan," jelasnya.

"Soal lelang ini kami adakan bersinergi dengan asosiasi pelaku seni. Tujuannya adalah amal, sebagian hasil lelang akan disumbangkan pada Fatma Foundation yang mana konsentrasinya pada membantu wanita memerangi kanker, disumbangkan 50 persen," imbuhnya.

Sedang pemilik Fatma Foundation, Fatma Saifullah Yusuf, berharap, pandemi Covid 19 cepat berlalu agar bisa bangkit beraktivitas seperti sedia kala. Serta mendapat mengembangkan perekonomian yang telah lama terpuruk.

"Terima kasih telah memberikan sebagian rezekinya ketika teman teman mengikhlaskan barang jualanya yang merupakan bukti kreativitasnya demi Fatma Foundation. Saya berpesan kreatifitas mereka tidak berhenti sampai disini. Semoga kegiatan semacam ini semoga tahun depan bisa melaksanakan kegiatan ini di Pasuruan," ucapnya.

Yussi Martha, Ketua Etnura, menambahkan, mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan dari pihak panitia kepada seluruh asosiasi, yang selama ini belum bisa berkembang selama pandemi.

"Dari awal sekarang ini teman teman mulai bangkit perekonomian. Kebetulan saya dan teman teman ingin menggelar amal. Alhamdulillah partisipasi teman teman sangat mendukung acara ini semoga kedepan bisa lebih maju. Tahun yang akan datang pihak dari seluruh asosiasi bisa berkolaborasi Kota Pasuruan demi meningkatkan ekonomi," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved