Breaking News:

Terbitnya Kembali Senyum Pejuang Warung Nasi dan Driver Gojek Bersama Inovasi Aplikasi Saat Pandemi

Setelah masa sulit yang panjang,  kini secara perlahan para pelaku usaha mulai sedikit lega

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Rudy Hartono
surya
Kedai Nasi Pecel Asli Kertosono di Tambak Medokan Ayu Surabaya. Usaha yang baru dirintis di masa sulit pandemi Covid-19 ini mampu bertahan di antaranya karena pemanfaatan layanan platform digital aplikasi GoFood 

SURYA.co.id | SURABAYA –  Pandemi Covid-19 menjadi bencana kesehatan dan ekonomi yang  tak bisa ditolak sejak awal tahun lalu. Setelah masa sulit yang panjang,  kini secara perlahan para pelaku usaha mulai sedikit lega dan mulai bisa tersenyum seiring menurunnya jumlah kasus Covid-19 meski belum aman

Roda ekonomi mulai berputar seiring dilonggarkannya aturan PPKM. Pelaku usaha kecil, UMKM, warung-warung kecil sudah mulai bisa melayani pembeli dan mendapat pelanggan. Geliat usaha kecil mulai ‘hidup’ ikut dirasakan kedai kecil Nasi Pecel Asli Kertosono di Jalan Raya Tambak Medokan Ayu Surabaya.

Menempati sisi depan sebuah bengkel mobil di Kawasan Rungkut, Siti Kolifah, pemilik kedai nasi Pecel,  mulai menerima banyak pelanggan yang makan nasi pecel di tempat maupun yang beli bungkus, juga pesanan melalui aplikasi.

Ibu dua anak ini mengaku usaha Nasi Pecel Asli Kertosono baru ia rintis setahun lalu, tepatnya beberapa hari setelah  ia kena PHK di tempat kerjanya dan terdampak pandemi Covid-19 “Bermodal resep dari ibu saya yang asli dari Kertosono, saya mencoba memulai usaha dengan menerapkan beberapa strategi agar bisa menggaet pelanggan," cetusnya, Rabu (17/11/2021).

Kedai Nasi Pecel Asli Kertosono itu menempati area cukup terbuka, hanya ada beberapa meja yang  tersedia berikut kursi plastik untuk pelanggan yang makan di tempat. Pilihan Lauk dan sayuran pecel ditempatkan di etalase kaca kecil seperti meja .

“Untuk menggaet pelanggan, strategi saya memenuhi permintaanpembeli. Mereka bisa memilih , beli pecelnya saja bisa, lauk apa ? sayur apa? bisa pilih. Karena ternyata banyak juga yang  beli sayur pecelnya saja,” ungkap perempuan berhijab itu.

Sebagai ibu muda yang melek gadget ia juga memilih memanfaatkan  penjualan secara online. Salah satunya, ia bergabung dengan layanan GoFood. “Kondisi lagi sulit, kompetitor banyak, cari pasar secara online harus dilakukan,” papar Siti Kolifah.

Ia mengakui penjualan  melalui aplikasi GoFood cukup membantunya mendapatkan pelanggan. “Rating kami lumayan 4,5, tentu juga direkomendasikan untuk pengguna aplikasi yang cari lokasi terdekat, , lumayanlah yang dari Go Food . Alhamdulillah respons luar biasa sejauh ini,” ungkap Siti Kolifah sembari tersenyum.

Subsidi pemerintah

Siti Kolifah sebagai pejuang  ekonomi keluarganya tidak sendiri. Banyak juga pejuang-pejuang ekonomi keluarga yang berusaha survive dengan membuka usaha setelah di PHK di masa pandemi Covid-19.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved