Breaking News:

Niat dan Tata Cara Mandi Sholat Jumat yang Benar, Serta Keutamaan dan Hukum yang Berlaku

Berikut ini niat dan tata cara mandi sholat Jumat yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, serta hukum dan keutamaannya bila melakukan.

CANVA
Ilustrasi - mandi sunnah sebelum sholat jumat 

Mandi Jumat adalah mandi sunnah. Sementara mandi junub adalah mandi wajib, sebagaimana hadist:

إِذَا جَلَسَ بَيْنَ شُعَبِهَا الأَرْبَعِ ثُمَّ جَهَدَهَا ، فَقَدْ وَجَبَ الْغَسْلُ

“Jika seseorang duduk di antara empat anggota badan istrinya (maksudnya: menyetubuhi istrinya , pen), lalu bersungguh-sungguh kepadanya, maka wajib baginya mandi.” (HR. Bukhari no. 291 dan Muslim no. 348).

Dalam hal ini Imam Nawawi menjelaskan mengenai hukum menggabungkan mandi Jumat dan mandi junub.

Disebutkan oleh Imam Nawawi dalam kitabnya Al Majmu’, 4: 285, sebagaimaba perkataan Ibnu Mundzir bahwa kebanyakan ulama berpendapat, boleh sekali mandi untuk mandi junub dan mandi jumat sekaligus. Inilah yang jadi pendapat Ibnu ‘Umar, Mujahid, Makhul, Malik, Ats Tsauri, Al Auza’i, Asy Syafi’i dan Abu Tsaur. Imam Ahmad berkata, “Aku berharap seperti itu sah.”

Namun ada juga sejumlah pandangan ulama yang menyarankan agar mengerjakan mandi junub dan mandi jumat secara terpisah, untuk menghindari keraguan atau selisih pendapat ulama.

Mengutip NU Online, menurut pandangan Syekh Zainuddin al-Malibari menegaskan:

“Cabangan permasalahan. Apabila seseorang mandi janabah dan semisal mandi Jumat dengan diniati keduanya, maka hasil keduanya, meski yang lebih utama adalah menyendendirikan mandi tersebut," (Syekh Zainuddin al-Malibari, Fath al-Mu’in Hamisy Hasyiyah I’anah al-Thalibin, juz 1, hal. 79).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved