Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Wagub Emil Dardak: Pemprov Dukung Penuh Raperda Desa Wisata Inisiatif DPRD Jatim

Wagub Emil Dardak menyatakan dukungan penuhnya atas Raperda tentang Pemberdayaan Usaha Desa Wisata yang merupakan inisiatif DPRD Jatim.

Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto saat mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Sidang Paripurna Pembacaan Pendapat Gubernur Jatim Tentang Raperda Pemberdayaan Usaha Desa Wisata di Gedung DPRD Jawa Timur, Kamis (18/11/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim), Emil Elestianto Dardak menyatakan dukungan penuhnya atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan Usaha Desa Wisata yang merupakan inisiatif DPRD Jatim.

Dukungan tersebut disampaikan Emil Dardak, sapaan akrab Wagub Jatim, saat mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Sidang Paripurna Pembacaan Pendapat Gubernur Jatim Tentang Raperda Pemberdayaan Usaha Desa Wisata di Gedung DPRD Jawa Timur, Jl Indrapura Surabaya, Kamis (18/11/2021) siang.

Penyampaian pendapat tersebut, merupakan tanggapan atas Nota Penjelasan DPRD Jatim terhadap Raperda tersebut yang telah disampaikan pada Rapat Paripurna pada 8 November 2021 lalu.

“Pendapat Ibu Gubernur sudah sangat jelas bahwa ini harus kami dukung. Kami optimis bahwa Raperda ini akan bisa memberikan dukungan nyata bagi pengembangan Desa Wisata,” ungkap Wagub Emil.

Wagub Emil menuturkan, bahwa Pemprov Jatim sangat mengapresiasi inisiatif dari DPRD Jatim ini. Raperda ini disebutnya sebagai wujud kepedulian pada keberadaan Desa Wisata dan juga membuktikan bahwa negara hadir dan peduli pada setiap sektor pembangunan. Utamanya untuk terus bangkit di tengah kondisi Pandemi Covid-19.

“Walau masih dalam suasana pandemi, maka kami juga harus tetap optimis untuk tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat, bagi seluruh pengunjung dan penyelenggara pariwisata itu sendiri,” tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya juga menekankan, agar nantinya Raperda ini juga menjadi jawaban atas permasalahan seputar Desa Wisata terkait, seperti perizinan, permasalahan hukum, prinsip perlindungan dan kelestarian lingkutan, hingga persaingan modal di dalam lingkungan kepariwisataan.

“Sedangkan isu-isu yang terkait pengembangan Desa Wisata, seperti aspek ekologis, kewenangan hingga realita persaingan di dalam ekosistem pariwisata perlu diperhatikan secara mendalam,” jelas Wagub yang pernah menjabat sebagai Bupati Trenggalek ini.

Oleh sebab itu, dirinya berharap agar Raperda ini bisa terus disempurnakan dan diperkaya dengan pengaturan terkait yang bisa menjadi pedoman bagi penyelenggaraan Desa Wisata oleh pengelola dan masyarakat setempat.

“Mudah-mudahan pembahasan selanjutnya bisa menyempurnakan Raperda ini,” pungkasnya. (hms)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved