Breaking News:

Berita Jember

'Diserang' Rangkaian Pantun di DPRD Jember, Bupati Hendy Tutup dengan Bawang dan Onde-Onde

Bupati Hendy juga tidak mau kalah, berpantun ketika berpidato usai penandangan kesepakatan Perda APBD.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Deddy Humana
surya/sri wahyunik
Bupati Jember Hendy Siswanto dan empat orang pimpinan DPRD Jember usai menyepakati Perda APBD Jember tahun 2022, Kamis (18/11/2021) petang. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Ruang sidang paripurna di DPRD Jember dengan agenda pandangan akhir fraksi tentang Perda APBD Jember tahun anggaran 2022, berujung aksi berbalas pantun, Kamis (18/11/2021). Para anggota DPRD melontarkan pantun kepada Bupati Jember, Hendy Siswanto usai dan penandatangan kesepakatan APBD 2022.

Pantun itu antara lain dilontarkan oleh sejumlah juru bicara fraksi yang membacakan pandangan akhir fraksi terhadap Rancangan APBD Jember tahun 2022. Bupati Hendy juga tidak mau kalah, berpantun ketika berpidato usai penandangan kesepakatan Perda APBD.

Fraksi yang menutup PA-nya dengan pantun antara lain Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Nasdem. Berikut pantun dari Fraksi PKS yang dibacakan oleh Feni Purwaningsih.

"Musim hujan lindungi diri, jangan sumbat saluran dengan sampah. Katanya club house datangkan investasi, siah iyo tah?".

Pantun lainnya adalah "Maung Pindad mobil bupati, libas rintangan sudah terbukti. Gak jaman lambat asal selamat, kerja cepat untuk kemaslahatan umat".

Pantun pertama untuk menyindir jajaran eksekutif yang menganggarkan anggaran perbaikan club house lapangan golf Glantangan sebesar Rp 5 miliar di APBD Jember tahun 2022. Pantun kedua untuk mengingatkan bupati dan jajaran bekerja secara cepat, seperti perbaikan sejumlah infrastruktur jalan yang rusak.

Sedangkan pantun Fraksi Partai Nasdem disampaikan oleh David Handoko Seto yang membacakan PA Fraksi Partai Nasdem. "Gadis desa elok rupawan, pergi ke sawah menuai padi. Hendy Firjaun sungguh menawan, lebih keren lagi jika janjinya segera ditepati," kata David.

Pantun kedua adalah "Jalan-jalan ke Puger Papuma, jangan lupa memberi terasi. Rakyat sudah tidak bertanya-tanya, karena janji kerja bupati wakil bupati segera direalisasi".

Pantun tersebut menyanjung kepala daerah Jember, mengingat Partai Nasdem merupakan partai pendukung kepala daerah Jember tersebut.

Rapat paripurna sore itu semakin meriah meski digelar daring dan luring, karena Bupati Hendy juga pintar berpantun. Pantun dia bacakan di penutup pidatonya. "Tuku jahe nang Pasar Kliwon, tuku panganan gawe sarung. Wis wayahe Jember move on, eksekutif lan legislatif kudu srawung," ujar Hendy.

Pantun ini sebagai pujian atas membaiknya komunikasi antara eksekutif dan legislatif Pemda Jember di era kepemimpinannya.

"Habis makan mencuci piring, pakai sabun banyak busanya. Punya APBD itu penting, agar bisa membangun nusa bangsa," kata Hendy melantunkan pantun kedua.

Pantun ketiga berbunyi "Seikat bawang dimakan Pak Yoga, sepiring onde-onde dimakan Pak Dayat. Mari kita berjuang sekuat tenaga, kita pastikan APBD untuk kepentingan semua rakyat". ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved