Breaking News:

Berita Sidoarjo

Dekranasda Sidoarjo Genjot Digitalisasi UMKM

Dekranasda Sidoarjo harus terlibat aktif dalam melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM, utamanya untuk memperkuat pemasaran online.

Penulis: M Taufik | Editor: irwan sy
Pemkab Sidoarjo
Suasana pelantikan pengurus Dekranasda Sidoarjo masa bakti 2021-2024 di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Kamis (18/11/2021). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Sebagai mitra pemerintah, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sidoarjo harus terlibat aktif dalam melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM, utamanya untuk memperkuat pemasaran online.

Demikian kata Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin di sela pelantikan pengurus Dekranasda Sidoarjo masa bakti 2021-2024 di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Kamis (18/11/2021).

"Karena pemasaran online merupakan salah satu tantangan bagi pelaku UMKM di era sekarang ini," kata istri Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak tersebut.

Dekranasda yang merupakan mitra pemerintah dalam menggerakkan UMKM, menurutnya, harus aktif mendorong pelaku UMKM bisa lebih banyak belajar dengan mengikuti pelatihan-pelatihan.

"UMKM harus terus didampingi. Diajak mengikuti pelatihan-pelatihan, pameran dan sebagainya. Termasuk pendampingan untuk memperkuat pemasaran online," terang Arumi.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor yang hadir dalam pelantikan ini juga mendorong Dekranasda bekerja maksimal melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM dan pemberdayaan perempuan, termasuk menyiapkan program digitalisasi UMKM yang akan membantu meningkatkan penjualan dan pemasaran produknya secara online.

"Dekranasda saya minta all out melakukan pendampingan, termasuk menyiapkan program digitalisasi untuk membantu pelaku UMKM dalam memasarkan dan mempromosikan produknya. UMKM Sidoarjo harus masuk dalam ekosistem digital nasional, ini program yang tidak boleh ditawar, harus dilaksanakan," kata Muhdlor.

Dia mengatakan, salah satu kekuatan ekonomi ada pada kekuatan kaum perempuan.

“Sekitar 54 Persen pelaku UMKM adalah perempuan. Dan 97 persen pekerja UMKM adalah perempuan. Itu artinya, para perempuan lah yang sejatinya berperan dominan dalam menggerakkan ekonomi,” ujarnya.

Bupati Muhdlor mengutip sebuah riset bahwa ketika peranan perempuan yang menjadi pengusaha disebut bisa meningkatkan potensi kontribusi atas produk domestik bruto (GDP) global hingga USD 5 triliun.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved