Breaking News:

Berita Tuban

Datangi Desa Penyandang Stunting Tinggi, Wabup Tuban Minta Gizi Anak Diperhatikan

Dan tingginya kasus stunting pada anak di Desa Mander ditandai dengan banyak balita yang tumbuh belum sesuai standar

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sudarsono
Wakil Bupati Tuban, H Riyadi meninjau kasus stunting di Desa Mander, Kecamatan Tambakboyo, Kamis (18/11/2021). 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Wakil Bupati Tuban, H Riyadi, mensosialisasikan program Pencegahan Stunting dalam kegiatan kerjanya di Desa Mander, Kecamatan Tambakboyo, Kamis (18/11/2021). Di desa ini, angka stunting atau hambatan pertumbuhan pada anak-anak, termaskuk tinggi yaitu mencapai 30 persen.

Dalam kegiatan tersebut, Riyadi menyerahkan paket gizi dan nutrisi kepada perwakilan warga Desa Mander. Selama ini Pemkab Tuban juga terus membangun Indeks Pembangunan Masyarakat (IPM), salah satunya dengan menekan angka stunting.

"Angka stunting harus ditekan, namun harus diiringi pembangunan IPM juga," kata Riyadi kepada wartawan.

Dan tingginya kasus stunting pada anak di Desa Mander ditandai dengan banyak balita yang tumbuh belum sesuai standar kesehatan yang ditetapkan. Karena itu Riyadi menegaskan bahwa kondisi tersebut perlu mendapat atensi serius. "Untuk Desa Mander cukup tinggi angka stuntingnya, karena belum tumbuh sesuai standar," ungkapnya.

Ia meminta, agar warga benar-benar memperhatikan gizi anak mulai dari kandungan hingga masa pertumbuhan. Tidak hanya itu, perlu adanya edukasi kepada masyarakat terkait pernikahan usia dini.

Tujuannya, untuk mempersiapkan kondisi fisik maupun psikis dari calon pasangan pengantin. "Sesuai UU Nomor 16 Tahun 2019, usia minimal untuk menikah adalah 19 tahun baik untuk perempuan maupun laki-laki," pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved