Breaking News:

Waspada Penyakit Pneumonia Ancam Anak-anak Balita

Pneumonia merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan. Penyakit ini bukan hanya menyerang orang dewasa

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Rudy Hartono
surya
Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kendangsari Merr, dr Arief W Rosli SpA (tengah), saat menyampaikan materi penyakit pneumonia, lewat talk show yang digelar di Atrium Mall Grand City, Genteng, Surabaya, Rabu malam (17/11/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pneumonia merupakan penyakit yang menyerang saluran pernapasan. Penyakit ini bukan hanya menyerang orang dewasa, anak anak pun bisa terkena gejala proses peradangan di jaringan paru paru tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kendangsari Merr, dr Arief W Rosli SpA, lewat talk show yang digelar di Atrium Mall Grand City, Genteng, Surabaya, Rabu malam (17/11/2021).

dr Arief menjelaskan, anak yang berusia di bawah lima tahun rata rata rentan terkena penyakit tersebut. Apalagi, kondisi cuaca sekarang beralih dari musim panas ke musim dingin bisa mempercepat penyebaran virus.

"Rata rata usianya 1-2 tahun. Sekarang musim hujan, jadi mudah terkena batuk pilek. Orang tua terkesan mengabaikan dan menganggap sepele karena bisa disembuhkan dengan obat obatan yang dijual di warung," ujarnya.

Padahal, lanjut dr Arief, kondisi anak bukannya membaik namun semakin parah yang kemudian muncul gejala seperti sesak nafas. Maka sungguh disayangkan, lantaran ditengah kondisi seperti itu baru kemudian dibawa ke rumah sakit.

"Kalau sampai sesak gitu artinya sudah terlambat. Anak pada usia 1 tahun memiliki anatomi saluran napas yang kecil. Jadi harus secepatnya dibawa ke rumah sakit," tegasnya.

Selain perubahan cuaca, paparan asap rokok juga menjadi penyebab munculnya gejala Pneumonia. Sehingga, dr Arief menyampaikan kepada orang tua agar menjauhkan sang buah hati dari paparan asap nikotin serta polusi gas beracun.

"Hindari asap rokok. Kemudian berilah anak nutrisi yang mencukupi kebutuhannya," terangnya.

"Untuk mencegahnya bisa dengan vaksin dan ASI. Berilah nutrisi anak lalu hindari paparan asap rokok, serta engkapi dengan vaksin," tuntasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved