Produk IKM Kuliner Kota Malang Ini Menggiurkan, Apa Saja?

Berikut SURYA.CO.ID menyajikan tiga profil IKM kuliner di Kota Malang hasil kurasi Diskopindag Kota Malang.

Editor: Cak Sur
Produk IKM Kuliner Kota Malang Ini Menggiurkan
Produk IKM Kuliner Kota Malang Ini Menggiurkan, Apa Saja? 

SURYA.CO.ID, MALANG - Industri Kecil Menengah (IKM) kuliner di Kota Malang terus bergeliat meski masa pandemi covid-19 belum berakhir. Beberapa produk, bahkan maju pesat karena situai pandemi juga memberi keuntungan mereka dalam memasarkan produknya secara online.

Berikut SURYA.CO.ID menyajikan tiga profil Industri Kecil Menengah (IKM) kuliner di Kota Malang hasil kurasi Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang.

IKM pilihan ini menjadi peserta dalam pameran virtual produk IKM 'Malang Space' hasil kerja sama Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Malang dengan Harian Surya, yang dapat diakses di www.malangspace.id.
Apa saja, berikut tiga IKM tersebut!

1. Sambal Mama Ni

Instagram: @sambal_mama_ni
Instagram: @sambal_mama_ni (Istimewa)

Untuk Anda penyuka pedas, belum lengkap rasanya tanpa mencicip sambal Mama Ni. Sambal milik Heni Wardhani ini punya 23 varian rasa lezat sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pasar.

Produk sambal yang praktis dan siap saji.

Sambal Mama Ni termasuk salah satu UMKM yang sukses dalam go digital.
Penjualannya di Facebook dan marketplace terbilang banyak. Bahkan, Sambal Mama Ni juga memiliki banyak reseller karena sambalnya banyak diminati.

Heni bercerita, ia membuat sambal berawal dari dorongan ekonomi dan kegemaran menikmati olahan sambal dari Surabaya. Akhirnya ia memberanikan diri memproduksi sambal botol sendiri.

Heni Wardhani menerapkan konsep dwi fungsi dalam pengembangan produknya, yakni produknya bisa sebagai sambal dan sebagai bumbu dasar maupun bumbu tambahan untuk masakan.

2. Cerita Lele

Instagram: @ceritaleleid
Instagram: @ceritaleleid (Istimewa)

Nama produk makanan yang unik ini memang tentang seputar lele. Cerita Lele menyediakan berbagai macam produk olahan makanan berbahan dasar ikan lele segar dengan nutrisi baik di setiap sensasi rasanya.

Pemiliknya adalah Ahmad Taufik. Produk unggulannya adalah Sambalele, yakni sambal tradisional rumahan khas Indonesia dalam kemasan yang dibuat dengan inovasi untuk para pecinta makanan pedas agar merasakan sensasi berbeda dalam menikmati sambal.

Tak hanya pedas, Sambalele adalah pilihan agar kebutuhan nutrisi tubuh tetap tercukupi dari ikan lele.

3. Popey Culinary

Instagram: @popeyculinary
Instagram: @popeyculinary (Istimewa)

Jika berbicara tentang lidah orang Indonesia, pasti banyak yang suka dengan rasa manis dari produk kecap. Popey Culinary memanfaatkan hal tersebut dengan memproduksi Kecap Basmalah sebagai Kecap Non GMO.

Apa itu Kecap Non GMO? Pemilik Popey Culinary, Happy Yanuar Dwi Satrio, menjelaskan Kecap Non Genetic Modified Organism, yakni kecap yang terbuat dari kedelai asli dan bukan hasil rekayasa genetika. Kecap yang bagus biasanya difermentasi secara alami tanpa campuran bahan kimia lainnya. Fermentasi alami butuh waktu sekitar 3-5 bulan untuk menghasilkan kecap yang berkualitas. Jadi, Kecap Basmalah tentu terbuat dari kedelai alami, tanpa perasa atau pemanis buatan.

Lalu, apa yang membedakan Kecap Basmalah dengan kecap yang lain? Kecap Basmalah dibuat dari kedelai hitam pilihan dengan proses fermentasi 3-5 bulan, sehingga hasilnya berkualitas dan mengandung probiotik yang baik untuk tubuh. Produk ini dapat diperoleh di alamat penjualan, Jl Danau Sentani II E3B No 23 Kota Malang.

Kepala Diskominfo Kota Malang M Nur Widianto menjelaskan, Malang Space 2021 merupakan bentuk ikhtiar yang dilakukan untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional dengan memberi wadah promosi dan pameran terhadap IKM Kota Malang.

Baca juga: Belum Lengkap ke Kota Malang Tanpa Mencicip Camilan Ini

Baca juga: Inilah Empat Usaha Kuliner Pilihan Malang Space di Kota Malang

"Karena dampak pandemi Covid-19 ini cukup berdampak di semua sektor, salah satunya UMKM, jadi kegiatan ini merupakan ikhtiar kami bersama untuk membantu memulihkan ekonomi, dengan cara memfasilitasi UMKM melalui skema digital," terangnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved