Breaking News:

Berita Lumajang

Polres Lumajang Hibahkan Motor Bodong Sitaan Hasil Kejahatan kepada 12 Sekolah Kejuruan

Polres Lumajang saat menghibahkan mesin motor bodong hasil sitaan pelanggaran dan kejahatan kepada sejumlah sekolah kejuruan.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: irwan sy
Polres Lumajang
Polisi Polres Lumajang saat menghibahkan mesin motor bodong hasil sitaan pelanggaran dan kejahatan kepada sejumlah sekolah kejuruan. 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Motor bodong kerap diamankan anggota Polres Lumajang saat menangkap pelaku kriminalitas.

Benda yang menjadi barang bukti tindak kejahatan itu beberapa hari lalu dihibahkan pada sejumlah sekolah kejuruan.

Setidaknya, ada 23 sepeda motor yang bertahun-tahun diamankan di gudang Mapolres Lumajang

Nasib barang bukti tak bertuan itu pun bertahun-tahun mangkrak di gudang.

Tidak pernah ada orang datang yang menunjukkan surat-surat kendaraan roda dua itu.

Bahkan, polisi berkali-kali mengecek ke laboratorium tak dapat terdeteksi.

Kapolres Lumajang AKPB Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, dalam kasus pengungkapan maupun penelusuran, pihaknyan sering mendapatkan barang bukti kendaraan bermotor yang tidak memiliki surat lengkap.

Khawatir terlalu menumpuk dan rusak, mesin motor tersebut akhirnya dihibahkan.

"Itu bisa dijadikan bahan untuk praktik anak-anak di sekolah," kata AKBP Eka.

Ada 12 sekolah yang mendapat hibah mesin motor, yakni SMKN Pasirian, SMK AL- Hidayah, SMK Pembangunan Candipuro, SMKN Tempursari 1,  SMK YP 17, SMK AL Maliki Sukodono.

Sedangkan enam sekolah lainnya yaitu SMK Mifis Kunir, SMKN Klakah, SMKN Tempeh, SMKN As-Syarifi, SMKN Rowokangkung, dan SMKN Senduro.

Rifqi murid SMKN Pasirian mengaku senang sekolahnya mendapat hibah mesin motor.

Sebab diakuinya, selama ini dirinya kekurangan media praktik.

"Seharusnya 10 orang itu kan 1 mesin tapi kenyataannya kan gak gitu," tandas Rifqi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved