Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Kecurigaan Ahli Hukum atas Kasus Pembunuhan di Subang yang Belum Selesai, Ada Saksi Tak Jujur?

Kasus pembunuhan di Subang yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, hingga memasuki bulan ketiga, masih belum menemukan titik terang.

Kolase SURYA.co.id
Kecurigaan Ahli Hukum atas Kasus Pembunuhan di Subang yang Belum Selesai, Ada Saksi Tak Jujur? 

SURYA.CO.ID - Kasus pembunuhan di Subang yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, hingga memasuki bulan ketiga, masih belum menemukan titik terang.

Beragam saksi telah dihadirkan untuk memberikan keterangan terkait kasus tersebut. Namun, itu masih belum cukup untuk mengungkap kasus tersebut.

Hal ini pun mengundang banyak perhatian sleuruh lapisan masyarakat. Termasuk ahli hukum di Subang, Dede Sunarya.

Baca juga: Calon Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Tak Kunjung Diungkap, Ini Saran Pengamat ke Polisi

Bahkan, Dede Sunarya pun sampai menaruh rasa curiga pada keterangan yang diberikan para saksi.

"Keterangan saksi harus konsisten, dengan keterangan saksi yang berubah-ubah pada saat diperiksa ini, kan, memperlihatkan inkonsistensi," kata Dede, dikutip dari Tribun Jabar dalam artikel "KASUS Subang, Keterangan Saksi Berubah-ubah Diduga Sembunyikan Sesuatu, ''Atau Ada Motif Lain''.

Dede menduga ada alasan tertentu mengapa saksi yang bersangkutan tidak konsisten ketika ditanyai oleh pihak kepolisian.

"Dengan keterangan saksi yang berubah-ubah, patut diduga dia menyembunyikan sesuatu atau mempunyai motif lain, jadi itu harus dikembangkan oleh penyidik apa motifnya dia memberikan keterangan yang berbeda," ungkap Dede.

Sebelumnya diberitakan, pernyataan Muhammad Ramdanu alias Danu (21) yang mengaku melihat dua sosok misterius di dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus Subang menjadi polemik.

Itu karena baru-baru ini, satu di antara saksi kunci kasus pembunuhan Tuti Suhartini (56) dan Amalia Mustika Ratu (23) itu, mengganti kesaksiannya.

Tim kuasa hukum Danu, melalui Achmad Taufan Soedirjo, membeberkan alasan di balik tindakan kliennya itu yang sering kali mengubah keterangannya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved