Breaking News:

Berita Kediri

Banyak Bonggol Pohon Terbuang saat Pembangunan Bandara, Warga Kediri Manfaatkan untuk Bonsai

Beberapa tanaman bahan bonsai itu adalah asam jawa, kimeng, alegan, kalista, waru India, desmodium, kaliandra dan ngranci.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
surya/didik mashudi
Dwi Bachtiar Agung Jatmiko, Ketua Komunitas Bonsai Adventure Kediri memberikan pelatihan pemasangan kawat tanaman bonsai, Selasa (16/11/2021). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Pembangunan Bandara Kediri telah memunculkan ide bagi kalangan pemuda di Desa/Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri untuk membuat tanaman bonsai. Karena semenjak dimulai pembangunan bandara banyak tanaman di area bandara yang ditebang. Sehingga para pemuda memanfaatkan pangkal batang atau bonggol pohon itu untuk tanaman bonsai.

"Saat pembangunan bandara, ada pembebasan lahan terutama tegalan dan banyak batang pohon ditebang untuk bahan bonsai," ungkap Dwi Bachtiar Agung Jatmiko, Ketua Komunitas Bonsai Adventure Kediri, Selasa (16/11/2021).

Saat alat-alat berat mulai meratakan lahan, banyak batang pohon yang terbuang percuma. Sehingga para pemuda Desa Grogol spontan mengambil dan merawatnya. Selanjutnya ada pertanyaan bagaimana merawat bonggol batang pohon tersebut untuk bahan tanaman bonsai.

Kebetulan Agung telah lama menekuni seni tanaman bonsai di rumahnya dan kemudian merangkul para pemuda serta mengarahkannya untuk melakukan budidaya tanaman bonsai. Upaya itu memanfaatkan batang pohon yang menjadi bahan untuk pembuatan tanaman dan seni merangkai tanaman bonsai.

Apalagi ada puluhan pemuda di Desa Grogol yang sangat antusias dan berminat untuk melakukan budidaya tanaman bonsai. Kemudian Agung mengajak para pemuda tersebut merancang dan mendesain tanaman bonsai sejak awal.

Termasuk menyiapkan berbagai jenis tanaman yang mulai disemai untuk bahan bonsai. "Sehingga ketika dilakukan pembesaran, konsepnya sudah jelas. Malah setelah menanamkan bahan bonsai sejak 8 bulan lalu hasilnya sudah dapat dirasakan sekarang," jelas Agung.

Beberapa tanaman bahan bonsai itu adalah asam jawa, kimeng, alegan, kalista, waru India, desmodium, kaliandra dan ngranci. Saat ini tercatat ada sekitar 80 sampai 100 warga yang aktif mengikuti pelatihan budidaya tanaman bonsai. Jika ditambah warga yang pasif namun hobi dengan tanaman bonsai, jumlahnya mencapai 200 orang.

Malahan ke depan Agung berharap seiring dengan selesainya pembangunan Bandara Kediriia , sudah dapat mewujudkan Desa Grogol sebagai Kampung Bonsai di Kabupaten Kediri.

Saat ini sudah banyak masyarakat yang memajang tanaman bonsai untuk hiasan di depan rumahnya. Namun bonsai hasil karya para pemula masih butuh sentuhan seni sehingga menghasilkan karya seni bonsai yang indah.

Sementara budidaya tanaman kaliandra yang disemai 8 bulan lalu sudah menghasilkan uang. Dari cangkok tanaman kaliandra jika dijual harganya sekitar Rp 50.000. Sedangkan tanaman asam Jawa yang menjadi bahan bonsai juga sudah banyak yang pesan dan sudah dijual di kalangan penggemar tanaman bonsai. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved