Berita Blitar

Terekam CCTV, Sosok Pria Pembuang Bayi di Teras Toko Bangunan Kota Blitar

Yudhi mengatakan ciri-ciri pembuang bayi diketahui dari pemeriksaan rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/samsul hadi
Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan bersama istri menjenguk bayi perempuan yang dibuang di teras toko bangunan di RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar, Senin (15/11/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Polres Blitar Kota mendapatkan ciri-ciri pembuang bayi perempuan yang ditemukan teras toko bangunan, Jl Ciliwung, Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.

Pembuang bayi perempuan diperkirakan seorang laki-laki.

Pelaku membuang bayi di teras toko bangunan, Jl Ciliwung, Kota Blitar, pada Minggu (7/11/2021) sekitar pukul 23.41 WIB.

"Dari proses penyelidikan, pembuang bayi diperkirakan laki-laki," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan usai melihat kondisi bayi perempuan di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, Senin (15/11/2021).

Yudhi mengatakan ciri-ciri pembuang bayi diketahui dari pemeriksaan rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman kamera CCTV, pembuang bayi diperkirakan laki-laki dan naik sepeda motor.

Pelaku membuang bayi di teras toko bangunan pada Minggu (6/11/2021) sekitar pukul 23.41 WIB.

"Pelaku membuang bayi malam hari. Pelaku berhenti di depan toko, lalu menaruh bayi di depan toko, kemudian pergi. Pelaku naik sepeda motor," ujarnya.

Dikatakannya, polisi masih mengembangkan hasil penyelidikan kasus itu.

"Masih kami kembangkan, kami juga mengumpulkan bukti-bukti lain," katanya.

Baca juga: BPBD Kabupaten Pamekasan Bentuk Tim Kedaruratan Bencana Alam, Ini Tugas Mereka

Menurutnya, saat ini, bayi perempuan masih menjalani perawatan di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.

"Kondisi baik, berat badannya naik, dari awal 1,8 kilogram sekarang menjadi 1,9 kilogram," katanya.

Terkait orang yang ingin mengadopsi bayi, kata Yudhi, disesuaikan dengan aturan yang ada.

"Nanti silakan koordinasi dengan Dinas Sosial. Sekarang kami memantau kondisi kesehatan bayi dulu. Teknis adopsi nanti Dinas Sosial," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved