Breaking News:

Berita Gresik

Pokmaswas Kalimireng Kabupaten Gresik Tanam 1.100 Bibit Mangrove di Tepi Sungai Kalimireng

Selama ini, masyarakat sudah memanfaatkan pohon mangrove untuk pariwisata dan untuk menjaga ekosistem alam.

Penulis: Sugiyono | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/sugiyono
Kegiatan penanaman mangrove yang diadakan Pokmaswas Desa Manyarsidomukti Kecamatan Manyar, Minggu (14/11/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) Desa Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar menggelar tanam mangrove di pesisir Sungai Kali Mireng, Minggu (14/11/2021).
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjaga ekosistem lingkungan dan bermanfaat bagi pariwisata alam.

Kepala Desa Manyarsidomukti Ach. Chasin mengatakan, kegiatan menanam mangrove ini untuk melestarikan lingkungan dan menjaga lingkungan agar tetap stabil dari polusi.

Selama ini, masyarakat sudah memanfaatkan pohon mangrove untuk pariwisata dan untuk menjaga ekosistem alam.

“Indahnya alam pohon mangrove juga untuk pariwisata yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata,” kata Chasin.

Lebih lanjut Chasin menambahkan, bibit mamgrove yang ditanam sebanyak 1100 bibit.

Tanaman sebanyak itu ditanam di sekitar tepi Sungai Kali Lamong.

Untuk menanam bibit sebanyak itu, melibatkan banyak lembaga masyarakat, pecinta alam dan siswa untuk menanamnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Satgas Nawacita Kaupaten Gresik Umi Kulsum atau Bunda Shofi bersama jajaran Pengurus.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Koramil Manyar, Polsek, Polair Polres Gresik, Camat Manyar, jajaran pengurus Pramuka Kabupaten Gresik dan Dinas Pariwisata Kabupaten Gresik.

Baca juga: Operasi Zebra Semeru 2021, Fokus Pelaksanaan Operasi Yustisi Prokes di Kota Malang

Camat Manyar Mohammad Nadlelah mengatakan, penanaman bibit mangrove ini diharapkan bisa meningkatkan oksigen dan melestarikan alam. Selain itu, juga untuk mencegah terjadinya efek rumah kaca.

“Penanaman mangrove ini banyak manfaatnya. Diantaranya meningkatkan oksigen dan mencegah terjadinya efek rumah kaca, sehingga alam tetap terjaga untuk kelestarian lingkungan,” kata Nadlelah.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kenudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik Sutaji Rudy melalui Kepala Seksi Pengembangan Pariwisata dan Tata Kelola Destinasi M Fither Kuntajaya mengatakan, saat ini pengembangan pariwisata alam sangat diminati masyarakat.
Sebab, suasana alam yang sejuk dan asri membuat wisatawan senang berkunjung.

Dari pemanfaatan alam sebagai pariwisata, Fither berharap agar masyarakat ikut menjaga alam semesta dan melestarikannya.

“Sesuai slogan dari panitia, kita jaga alam, maka alam akan menjaga kita,” kata Fither.

BACA BERITA GRESIK LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved