Amankan Aset Negara, BPN Blitar Serahkan 46 Sertifikat Aset PLN

Sebanyak 25 sertifikat aset tanah milik PLN UIP JBTB, diserahkan oleh Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Blitar kepada PLN UIP JBTB

Editor: Cak Sur
Istimewa
Sebanyak 25 sertifikat aset tanah milik PLN UIP JBTB, diserahkan oleh Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Blitar kepada PLN UIP JBTB, Kamis (11/11/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sebanyak 25 sertifikat aset tanah milik PLN UIP JBTB, diserahkan oleh Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Blitar kepada PLN UIP JBTB pada Kamis (11/11/2021). Di mana sebelumnya bertempat di Kantor BPN Kabupaten Blitar telah diserahkan 21 sertifikat.

Hadir dalam penyerahan sertifikat, Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP JBTB, Ratih Kusuma Dewi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kantah BPN Kabupaten Blitar atas sinergi serta kerja sama yang baik dengan PT PLN (Persero) UIP JBTB dalam melakukan sertifikasi aset, khususnya sertifikasi SUTT 150 kV New Kediri-New Tulungagung - New Wlingi.

Sehingga, selain infrastruktur kelistrikannya dapat memperkuat keandalan kelistrikan di Pulau Jawa, proses pengamanan aset pun dapat berjalan dengan baik dan berharap secepatnya dapat tersertifikasi sepenuhnya.

Ratih juga mengungkapkan, bahwa dengan adanya sinergi antara BPN dan PLN, proses sertifikasi aset PLN berjalan lebih lancar sehingga sangat terbantu dalam upaya proses sertifikasi aset.

"Kami berharap sinergi ini dapat selalu terjalin erat dalam upaya memenuhi target 100 persen", tambahnya.

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Pertanahan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Blitar, Dadang M Fuad mengungkapkan komitmen bahwa pihaknya akan terus mendukung PLN dalam melakukan percepatan sertifikasi aset yang juga berarti penyelamatan aset negara.

"Kami sangat mengapresiasi sinergi kerja sama antara PLN dengan BPN dalam upaya penyelesaian sertifikasi aset negara. Upaya maksimal dari tim BPN menyelesaikan seluruh target yang telah ditetapkan sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan. Kami mendukung dan akan berupaya untuk selalu bersinergi dalam percepatan sertifikasi, terutama dalam hal ini aset negara", pungkasnya.

Pihaknya juga menambahkan, akan terus membantu PLN untuk menyelesaikan target sertifikasi aset-aset tanah PLN yang masih terkendala. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved