Breaking News:

Berita Blitar

Suara Jeritan Iringi Longsor yang Menerjang 3 Rumah di Blitar, Warga Berlarian di Bawah Hujan

Dan bukan hanya rumah Sukendi yang tertimpa tebing namun dua rumah lainnya di sebelahnya juga tertimpa material longsor.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
surya/imam taufiq
Warga bergotong-royong membersihkan reruntuhan tebing yang longsor dan menimpa tiga rumah warga di Dusun Sidorejo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Minggu (14/11/2021) siang. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Bencana tanah longsor menjadi ancaman besar selain banjir, saat musim hujan terutama di dataran tinggi. Setelah terjadi di awal penghujan beberapa waktu lalu, tanah longsor yang kini terjadi di Dusun Sidorejo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Minggu (14/11/2021), begitu menakutkan karena diikuti suara jeritan dan teriakan histeris.

Situasi saat terjadinya longsor di dusun tersebut memang mengagetkan, karena terjadi saat hujan masih turun sangat deras. Di tengah hujan itu, tahu-tahu terdengar suara jeritan saat sejumlah pemilik rumah berlarian keluar rumahnya untuk menyelamatkan diri.

Sebab, rumah mereka diterjang material longsor dari tebing yang ada di seberangnya sehingga membuat rumahnya rusak parah. Suara teriakan mereka itu membuat kaget para tetangganya, yang sedang beristirahat di dalam rumahnya masing-masing.

Sejak siang itu memang tidak ada warga dusun yang keluar rumah karena hujan turun sejak pagi sampai petang. Karena terdengar suara orang minta tolong, maka tak peduli hujan turun deras, warga berdatangan, untuk mengecek apa yang terjadi.

Ternyata, tiga rumah di dusun itu tertimpa tebing yang longsor karena diperkirakan tergerus hujan, yang turun hampir setiap hari itu. Celakanya, bukan hanya tebingnya yang longsor namun juga pepohonan di atasnya juga ikut ambruk.

Karena tebing tersebut berada di depan rumah warga sehingga musibah tidak bisa dihindari. Akibatnya pepohonan berbagai jenis itu ambruk dan mengenai atap rumah Ny Sunarti (49), nenek Giyem (75), daan Sukendi (51), yang letaknya bersebelahan, dengan posisi menghadap ke tebing setinggi 5 meter itu.

"Tidak ada korban luka namun rumah mereka rusak akibat tertimpa tanah dan pepohonan, seperti bambu, pisang dan lamtoro," kata Kapolsek Selorejo, AKP Edi Sumrtono.

Belum diketahui penyebab longsornya tebing itu namun diperkirakan akibat diguyur hujan tiap hari itu. Meski menyebabkan kerusakan rumah, namun tidak sampai membawa korban luka.

Seperti Sukendi, yang harus merelakan rumahnya rusak, khususnya bagian teras, namun semua anggota keluarganya selamat semua. "Korban (Sukendi) menuturkan, saat kejadian itu ia sedang duduk-duduk santai di dalam rumah karena hujan turun seharian sejak pukul 10.00 WIB dan sampai petang," ungkap Edi.

Ketika Sukendi sedang mengobrol santai dengan anggota keluarganya, mendadak ia dikejutkan bergemuruh berasal dari teras rumahnya, GRUDUUK!

Belum sempat mencari tahu apa yang terjadi, Sukendi dikejutkan air hujan sudah masuk ke dalam rumahnya. Karuan ia langsung keluar rumah dan ternyata tebing depan rumahnya longsor dan material tanah terlihat luruh dengan cepat ke bawah.

Dan bukan hanya rumah Sukendi yang tertimpa tebing longsor namun dua rumah lainnya di sebelahnya juga tertimpa material longsor. Karuan, para pemilik rumah ketakutan sehingga menjerit-jerit sambil berlarian keluar rumah meski hujan turun deras.

"Mereka tidak berani bertahan di dalam rumah sehingga menyelamatkan diri. Mungkin juga, karena khawatir terjadi bencana longsor susulan," tambahnya.

Suara teriakan orang minta tolong pun terdengar ke rumah para tetangganya. Meski hujan turun deras, saat itu juga warga langsung bergotong-royong membersihkan tanah longsor serta pepohonan yang ambruk di atas atap rumah warga itu.

Akhirnya, tiga jam setelah kejadian itu atau sekitar pukul 17.00 WIB, para pemilik rumah sudah kembali menempati rumahnya. Itu berkat kesigapan warga yang tak peduli hujan namun bergotong-royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan rumah mereka, yang tertimpa pepohonan dari atas tebing tersebut. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved