Breaking News:

Berita Ponorogo

Perceraian di Ponorogo Tembus 2.000 Kasus per Tahun, DPRD Susun Raperda Pencegahan Pernikahan Dini

"Makanya kita bentuk Raperda, Jadi memang ada kolerasinya antara pernikahan dini dan perceraian," jelas Sunarto.

surya/sofyan arif candra sakti
Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto. 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ponorogo tengah menyusun rancangan peraturan (Raperda) pencegahan pernikahan anak usia dini. Raperda ini didasari tingginya angka perceraian di Ponorogo yang berbanding lurus dengan tingginya angka pernikahan dini atau pernikahan anak.

Ketua DPRD Ponorogo, Sunarto, menyebut dari Pengadilan Agama (PA) Ponorogo, rata-rata perceraian mencapai 2.000 kasus per tahun. Penyumbang perceraian pertama adalah pekerja migran Indonesia (PMI) dari Ponorogo.

"Akibat perceraian tersebut, maka anak menjadi kurang perhatian, juga melakukan pergaulan tidak baik. Dan berujung pada married by accident (MBA) alias menikah akibat kecelakaan (hubungan di luar nikah)," ungkap Sunarto, Jumat (12/11/2021).

MBA ini yang mendasari tingginya angka dispensasi nikah di Ponorogo walaupun memang secara umur dan psikologis mereka belum siap menikah. Karena sama-sama belum matang secara ekonomi maupun psikologis, pernikahan yang didasari MBA ini akan sangat rawan terjadi perceraian.

"Makanya kita bentuk Raperda, Jadi memang ada kolerasinya antara pernikahan dini dan perceraian," jelas Sunarto.

Politisi NasDem tersebut mengatakan salah satu poin penting yang akan diusulkan dalam Raperda tersebut adalah melakukan sosialisasi masif bahayanya menikah di usia dini. Targetnya adalah anak-anak yang duduk di bangku sekolah hingga orangtua wali murid.

Lebih lanjut, Sunarto menjabarkan bahwa kecamatan di Ponorogo yang jadi penyumbang dispensasi nikah tertinggi adalah Kecamatan Ngrayun, Sooko, dan Pulung. "Ini harus kita jawab, bagaimana dampak yang kurang baik terhadap anak dan pencegahannya dengan aturan perda nantinya," pungkas Sunarto. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved