Persebaya Surabaya
Biodata Mahmoud Eid: Eks Persebaya Surabaya, Juara AFC 2021 dan Diminta Balik Perkuat Bajol Ijo
Simak Biodata Mahmoud Eid, Eks Persebaya Surabaya yang sukses Juara AFC 2021, diminta balik perkuat Bajol Ijo.
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.co.id, - Simak Biodata Mahmoud Eid, Eks Persebaya Surabaya yang sukses Juara AFC 2021, diminta balik perkuat Bajol Ijo.
Eks Gelandang Persebaya Surabaya, Mahmoud Eid baru saja memenangi AFC 2021 bersama klub asa Bahrain, Al Muharraq.
Al Muharraq berhasil mempecundangi Nasaf dengan skor 3-0 tanpa balas di partai final.
Momentum juara AFC 2021 itupun diunggah oleh Mahmoud Eid di instagram pribadinya @mahheeid.
Kabar baik terkait Mahmoud Eid yang baru saja juara di kompetisi level Asia pun mendapat sambutan hangat dari pendukung Persebaya Surabaya.
Bahkan, tak sedikit yang meminta Mahmoud Eid untuk kembali memperkuta klub asal Ibukota Jawa Timur tersebut.
Seperti apa perjalanan, profil dan biodata Mahmoud Eid? berikut SURYA.co.id merangkumnya.
Biodata Mahmoud Eid
Mahmoud Eid merupakan pemain Palestina yang lahir 26 tahun silam, tepatnya 26 Juni 1993.
Mahmoud Eid lahir dengan nama Mahmoud Khair Mohammed Dahadha.
Mahmoud Eid bermain di Hammarby Talang, Vasalunds IF 31, Nyköpings BIS 48, Åtvidabergs FF 16, Kalmar FF 35, Mjøndalen (dipinjamkan) dan GAIS (dipinjamkan). Dua klub terakhir berada di negara Swedia.
Ya, sebelum berlabuh ke Persebaya. Mahmoud bermain di kompetisi tertinggi Swedia.
Di musim 2019 lalu, Mahmoud tampil di 10 laga dan hanya menciptakan satu gol.
Mahmoud Eid sempat diplot Aji Santoso untuk berduet bersama mesin gol Persebaya Surabaya, David da Silva.
Profil Mahmoud EId
Nama : Mahmoud Eid atau Mahmoud Khair Mohammed Dahadha
Tanggal Lahir : 26 June 1993 (age 26)
Tempat lahir : Nyköping, Swedia
Tinggi Badan : 1,80 M (5 ft 11 inch)
Posisi : Pemain tengah, Penyerang
Hengkan dari Persebaya Akibat Tak Ada Kejelasan Kompetisi
Mahmoud Eid, pemain asing Persebaya sudah memutuskan hengkang dari klub berjuluk Bajul Ijo itu Senin (28/12/2020) kemarin.
Langkah itu diambil oleh pemain asal Swedia tersebut akibat tidak ada kepastian lanjutan kompetisi.
Ia menyusul dua pemain asing Persebaya musim ini yang lebih dulu hengkang dengan alasan sama, David Aparecido da Silva dan Makan Konate.
Meski untuk sementara tinggalkan Persebaya, pemain 27 tahun itu tetap memiliki hasrat bisa kembali perkuat Persebaya jika nantinya kompetisi kembali bergulir.
"Saya hanya ingin Anda tahu bahwa saya belum selesai di klub ini. Kami masih memiliki banyak waktu untuk (ciptakan prestasi yang) diraih bersama, dan kami akan bertemu satu sama lain dalam waktu dekat," tulis Mahmoud Eid di akun Instagram pribadinya, Selasa (29/12/2020)
Padahal, pemain ber paspor Palestina itu sangat ingin bertahan di Persebaya.
Bahkan, saat David dan Makan Konate pamitan, ia sempat memilih untuk tetap meneguhkan hati. Tetapi keteguhan itu akhirnya runtuh juga.
Ia menunggu hingga perayaan Natal kemarin tentang kejelasan lanjutan kompetisi, namun PSSI tak kunjung memberikan kejelasan.
"Mengingat tidak ada kepastian liga, saya telah mengambil keputusan untuk melanjutkan karier saya," tambahnya.
Berhasrat Kembali
Tentang kebersamaan di Persebaya selama ini, ia tidak memungkiri terdapat banyak kenangan yang tidak terlupakan.
"Pertama-tama, saya ingin berterimakasih kepada manajemen karena telah memberikan saya kehormatan untuk bermain di klub fantastis ini," ucapnya.
"Saya ingin berterimakasih pada seluruh staf, pemain, Bonek dan Bonita yang luar biasa," tambah pemain timnas Palestina itu.
Resmi tinggalkan Persebaya, Mahmoed Eid belum menyebut klub mana yang akan menjadi pilihan selanjutnya.
"Ada beberapa tawaran. Saya belum ambil keputusan. Nanti kalian juga tahu,” pungkasnya.
Manajer Persebaya, Candra Wahyudi menghormati keputusan Mahmoud Eid.
Apalagi, sejak awal pihaknya tidak bisa memberi jaminan kepastian lanjutan kompetisi, dimana situasi itu berlangsung sampai sekarang.
Di sisi lain, manajer asal Bojonegoro itu juga meminta situasi seperti ini menjadi perhatian serius PSSI.
Ia tidak mau reputasi kompetisi Liga Indonesia di mata dunia semakin pudar akibat ketidakpastian situasi.
”PSSI harus segera menentukan status kompetisi. Semakin tidak jelas, daya tarik kompetisi makin pudar. Hal itu, membuat pemain asing berpikir ulang untuk bermain di Indonesia,” tegasnya.
Jadi Juara AFC 2021
Mahmoud Eid baru saja memenangi AFC 2021 bersama klub asa Bahrain, Al Muharraq.
Al Muharraq berhasil mempecundangi Nasaf dengan skor 3-0 tanpa balas di partai final.
Momentum juara AFC 2021 itupun diunggah oleh Mahmoud Eid di instagram pribadinya @mahheeid.
Kabar baik terkait Mahmoud Eid yang baru saja juara di kompetisi level Asia pun mendapat sambutan hangat dari pendukung Persebaya Surabaya.
Bahkan, tak sedikit yang meminta Mahmoud Eid untuk kembali memperkuta klub asal Ibukota Jawa Timur tersebut.
Diminta Balik ke Persebaya
Pemain asal Palestina, Mahmoud Eid, diajak Bonek Mania kembali membela Bajul Ijo di Liga 1 2021 seusai memenangkan gelar Piala AFC 2021.
Seperti dilansir TribunWow.com (jaringan Surya.co.id) dari laman Instagram @mahheeid, unggahan Mahmoud Eid terkait dengan keberhasilannya menjadi jawara Piala AFC 2021 dikomentari oleh para Bonek Mania.
Bahkan Bonek Mania meminta kepada Mahmoud Eid untuk kembali ke Persebaya Surabaya untuk berlaga di Liga 1 2021.
"Kembali ke Persebaya," tulis @vicenz.o.144.
"Yo seneng Yo sedih, seneng e Mahmoud iso juara Piala Asia, sedih e jelas nilai kontrak e semakin dukur dan wis emoh balik ke Indonesia karena karir pemain tertinggi bermain di Eropa," tulis @badikfals.
"Cak eid is back ke Persebaya cak... Salam satu nyali... wani," tulis @agil_lgs04.
"Yuk kembali ke Persebaya," tulis @divaaadelia.
"WANI COME BACK PERSEBAYA @mahheid, piye cak," tulis @aryhardian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/mahmoud-eid-saat-membela-persebaya-surabaya.jpg)