Breaking News:

Berita Nganjuk

Sosialisasi Sudah Gencar, Satgas Gabungan Masih Temukan Penjualan Rokok Ilegal di Nganjuk

penertiban dilancarkan di enam wilayah kecamatan yakni Jatikalen, Gondang, Wilayang, Bagor, Ngronggot, dan Kertosono.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Anggota Satgas Gabungan mendata pedagang salah satu toko dalam razia peredaran rokok ilegal di Kabupaten Nganjuk. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Sudah banyak sosialisasi tentang pencegahan peredaran rokok ilegal, kini direalisasikan dengan penertiban atau razia di enam kecamatan di Kabupaten Nganjuk. Hasilnya, ternyata masih ditemukan sembilan slot rokok tanpa cukai di salah satu desa yang dirazia oleh tim gabungan, Jumat (12/11/2021).

Rokok ilegal itu ditemukan dijual di sebuah toko di wilayah pedesaan di Kecamatan Ngronggot, yang sedang dikunjungi tim gabungan. 

Ketua satgas sidak, Widodo mengungkapkan bahwa dari hasil operasi penertiban rokok ilegal itu, pihaknya mengamankan sembilan slot rokok tanpa cukai dengan merk SBR di Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot.

“Hasil temuan rokok ilegal tersebut saat ini masih kami kembangkan lagi untuk proses lebih lanjut," ucap Widodo yang juga Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Kediri.

Menurut Widodo, selain melakukan sidak, tim satgas gabungan juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait larangan penjualan rokok tanpa cukai.

Misalnya dengan menempel stiker dengan tema “Gempur Rokok Ilegal”. Di mana ciri-ciri rokok illegal antara lain terdapat pita cukai palsu, menggunakan pita cukai yang bukan haknya atau salah personalisasi, gunakan pita cukai yang salah peruntukkan, dan menggunakan pita cukai bekas.

"Diharapkan dengan stiker tersebut bisa menjadi pengingat dan peringatan kepada warga untuk mewaspadai rokok ilegal, dan juga sebagai edukasi. Dan kami mengimbau para pemilik toko atau warung untuk tidak menerima rokok illegal dari agen atau sales. Bila diketahui melanggar maka akan kami kenakan sanksi," tutur Widodo.

Sementara operasi penertiban dilancarkan di enam wilayah kecamatan yakni Kecamatan Jatikalen, Gondang, Wilayang, Bagor, Ngronggot, dan Kertosono.

Asisten Ekbang Pemkab Nganjuk, Muslim Harsoyo menjelaskan, Jumat (12/11/2021), penertiban peredaran rokok ilegal atau tanpa cukai di Nganjuk tersebut dilakukan tim gabungan Pemkab Nganjuk bersama KPPBC Kediri.

Hal itu dimaksudkan untuk lebih menekan dari peredaran rokok tanpa cukai yang merugikan negara.
Sidak rokok ilegal yang dilakukan oleh satgas gabungan tersebut, dikatakan Muslim, juga merupakan bentuk sinergitas. Terutama dalam rangka mencegah peredaran rokok ilegal di Nganjuk.

"Dengan sidak itu diharapkan wilayah Nganjuk terbebas dari rokok ilegal. Dan sekaligus dapat meningkatkan pendapatan negara dari sektor penerimaan cukai tembakau," kata Muslim. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved