Breaking News:

Melantai di Bursa, Avian Brands Tawarkan 10 Persen Saham Melalui IPO

PT Avia Avian Tbk atau Avian Brands, melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO)

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Rudy Hartono
dok Avian Brand
Public Expose Penawaran Umum Perdana Saham PT Avia Avian Tbk, yang dihadiri (dari kiri ke kanan), Hermanto Tanoko, Presiden Komisaris, Wijono Tanoko, Presiden Direktur, Robert Tanoko, Direktur Operasional & Pengembangan dan Kurnia Hadi, Direktur Keuangan yang digelar di Surabaya, Jumat (12/11/2021). 

SURYA.co.id | SURABAYAPT Avia Avian Tbk atau Avian Brands, melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 10 persen saham kepada publik.  Baik investor domestik dan internasional.

Ruslan Tanoko, Wakil Direktur Utama, mengatakan, Avian Brands menunjuk Morgan Stanley, UBS, dan Credit Suisse sebagai joint global coordinators, serta PT Mandiri Sekuritas sebagai domestic lead underwriter. "Sesuai rencana, roadshow dan penawaran awal (bookbuilding) saham Avian Brands akan dilangsungkan pada 12 sampai dengan 18 November 2021," kata Ruslan, saat virtual press conferance, Jumat (12/11/2021).

Kemudian pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan terbit pada 29 November 2021. Selanjutnya, masa penawaran umum rencananya akan dilaksanakan pada 1 sampai dengan 3 Desember 2021 dan pencatatan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Desember 2021.

"Avian Brands akan menggunakan dana hasil IPO untuk modal kerja, belanja modal (capital expenditure), dan pembayaran kembali utang bank Avian Brands dan entitas anak," jelas Ruslan.

Keperluan belanja modal tersebut adalah termasuk untuk pembelanjaan modal fasilitas manufaktur ketiga milik Avian Brands yang baru di Cirebon. Diperkirakan akan selesai dibangun pada tahun 2025 dan akan menjadi fasilitas manufaktur Avian Brands yang terbesar dengan perkiraan kapasitas produksi sebesar 225.000 metrik ton per tahun, untuk mendukung rencana pertumbuhan dan ekspansi Avian Brands.

"Sebagai pemimpin pasar di industri cat dekoratif, dengan pusat distribusi terbanyak di Indonesia per 31 Mei 2021 berdasarkan laporan Frost & Sullivan, Avian Brands sangat siap untuk menangkap kesempatan yang ada," lanjut Ruslan.

Avian Brands memiliki varian produk portofolio yang lengkap dan berhasil membentuk pusat distribusi yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara. Saat ini, Avian Brands memiliki 2 pabrik yang terintegrasi. Pabrik utama di Sidoarjo, Jawa Timur dan pabrik kedua di Serang, Banten. "Total kapasitas secara kolektif lebih dari 286.000 metrik ton per tahun”, tambah Robert Tanoko, Direktur Operasional dan Pengembangan. Selain itu, per Mei 2021 Avian Brands memiliki 96 pusat distribusi sendiri ditambah 30 pusat distribusi dari pihak ketiga. Secara keseluruhan, pusat distribusi tersebut melayani lebih dari 52.000 toko bahan bangunan yang tersebar di Indonesia.

Keluarga Tanoko, dengan didukung oleh tim manajemen yang berkualitas, telah mengembangkan Avian Brands selama lebih dari 4 dekade. Saat ini, Avian Brands memiliki 4 entitas anak yang dimiliki secara langsung dan 1 entitas anak yang dimiliki secara tidak langsung. Entitas anak tersebut yaitu PT Tirtakencana Tatawarna yang memiliki 96 pusat distribusi, PT Solusi Rumah Praktis yang menyediakan jasa pengecatan di sekitar Jakarta, PT Tirtakencana Batamindo (yang dimiliki melalui PT Tirtakencana Tatawarna) dengan wilayah distribusi di daerah Batam, PT Bangun Bersama Solusindo yang merupakan joint venture (dengan pemilikan 50:50) dengan Saint Gobain Group yang memproduksi pelapis anti bocor 2 komponen berbahan dasar semen, serta PT Multipro Paint Indonesia, yang bergerak di bidang manufaktur cat marine dan protective.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved