Breaking News:

Berita Malang Raya

Batu Super Fight Kembali Digelar Setelah Terhenti Akibat Pandemi Covid-19

BSF V kali ini dimeriahkan 100 petinju dari berbagai daerah, mulai Bandung, Bali, Bekasi hingga Gorontalo.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Ajang kejuaraan olahraga tinju bergengsi di Kota Batu bertajuk Batu Super Fight (BSF) V untuk memperebutkan Piala Wali Kota kembali dihelat usai terhenti sejak pandemi merebak. 

SURYA.CO.ID, BATU - Ajang kejuaraan olahraga tinju bergengsi di Kota Batu bertajuk Batu Super Fight (BSF) V untuk memperebutkan Piala Wali Kota kembali dihelat usai terhenti sejak pandemi merebak.

BSF V kali ini dimeriahkan 100 petinju dari berbagai daerah, mulai Bandung, Bali, Bekasi hingga Gorontalo.

Tak hanya itu, dalam ajang kejuaraan yang digelar mulai 10 hingga 14 November 2021 mendatang ini juga dimeriahkan 6 petinju perempuan.
Kabarnya juga, kejuaraan tinju bergengsi ini akan dihadiri petinju kelas dunia asal Indonesia, Chris John.

Ketua Pertina Kota Batu Ismail Ngabalin mengatakan, BSF V ini diikuti 100 petinju.

Total ada 50 partai dengan 17 kategori akan dipertandingkan dalam kejuaraan nasional.

Selain itu, dalam Kejurnas ini juga menghadirkan pertandingan eksebisi tinju perempuan guna persiapan menghadapi Porprov Jatim tahun 2022 mendatang.

"Untuk menghadapi Porprov tahum 2022 nanti itu, Kota Batu akan menurunkan 17 petinju yang 5 diantaranya adalah atlet Puslatkot,” terang Ismail, Kamis (11/11/2021).

Dihelatnya kembali ajang BSF ini tentunya sangat melegakan bagi para petinju yang sudah puasa selama lebih dari 2 tahun lamanya karena pandemi COVID-19.

"Kami dan terutama peserta sangat lega sekali bisa kembali bertanding. Karena terakhir ada itu tahun 2017," ujarnya.

Sebelumnya, kejuaraan ini dibuka langsung oleh Asisten III Sekda Kota Batu, Abdillah Alkaf pada Rabu (10/11/2021) malam.

Turut hadir Ketua Umum KONI Kota Batu, Drs Mahfud dan Ketua Harian Pertina Jawa Timur, Mikdon Tanaem.

Menurut Abdillah Alkaf, dengan digelarnya kembali kejuaraan ini bisa menggeliatkan kembali pembibitan atlet tinju di Jawa Timur.

“Selain itu, kejuaraan seperti ini juga membantu kita dalam menghadapi Pra PON dan PON yang akan datang,” kata dia.

Dalam PON X Papua tahun 2021 lalu sendiri, Jawa Timur mengirimkan dua petinju dan sukses membawa pulang dua medali perunggu. Ke depan, atlet Kota Batu bisa menambah perolehan medalinya.

“Malang Raya sudah banyak mencetak para petinju nasional. Nah besar harapan saya dari Kota Batu juga bisa muncul petinju nasional lainnya,” harapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved