Breaking News:

Amesta Living Idaman Hunian Milenial di Kawasan Surabaya Timur Seluas 60 Hektare

Amesta Living, merupakan langkah ekspansi strategis Intiland untuk memperkuat pasar properti di Surabaya

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Rudy Hartono
surya
Dari kiri kekanan : Harto Laksono Direktur Pemasaran Intiland, bersama Renny Yolanda Vice Chief Executive Officer PT Abdael Nusa, dan Hans Wibisono, Direktur Utama GAS, saat mengenalkan proyek Amesta Living, hunian yang dikembangkan di kawasan Surabaya Timur. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengembang PT Intiland  Development Tbk atau Intiland berkolaborasi dengan PT Abdael Nusa, dengan nama PT Graha Abdael Sukses (GAS), meluncurkan Amesta Living. Proyek pengembangan hunian di kawasan Surabaya Timur, diatas lahan 60 hektar.

Harto Laksono Direktur Pemasaran Intiland untuk Surabaya menjelaskan, pengembangan Amesta Living, merupakan langkah ekspansi strategis Intiland untuk memperkuat pasar properti di Surabaya. Kolaborasi ini sekaligus mengantisipasi pesatnya perkembangan kawasan dan pertumbuhan pasar properti di Surabaya Timur.

“Lewat kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan sebuah pengembangan kawasan hunian dan komersial terpadu yang lokasinya strategis, memiliki rencana pengembangan yang baik, serta dibangun dengan konsep sustainable living," kata Harto, saat mengenalkan Amesta Living, Kamis (11/11/2021).

Dirinya berharap, proyek ini dapat menjadi solusi kebutuhan masyarakat terhadap sebuah kawasan hunian berwawasan lingkungan yang memenuhi beragam kebutuhan untuk tinggal, bekerja, beraktifitas, dan bersosialiasi dengan baik.

Renny Yolanda Vice Chief Executive Officer PT Abdael Nusa, menambahkan, kolaborasi dengan Intiland bukan pengalaman baru. "Tahun 2003, Abdael Nusa telah menjalin kerjasama dengan Intiland untuk pengembangan salah satu klaster hunian eksklusif di kawasan perumahan Graha Famili Surabaya," jelas Renny.

Menurutnya, pengembangan Amesta Living menjadi sinergi strategis antara dua pengembang property yang memiliki rekam jejak dan pengalaman sukses mengembangkan proyek-proyek properti selama ini. “Kolaborasi dalam pengembangan Amesta Living didasari oleh kesamaan visi dan core values terhadap pengembangan sebuah kawasan untuk memberikan well-being bagi para penghuninya," beber Renny.

Proyek ini, juga sebagai proyek idealisme kedua belah pihak. Dengan memikirkan secara detil seluruh aspeknya untuk membantu masyarakat memiliki hunian yang nyaman dan terjangkau. Lokasi kawasan Amesta Living di OERR sangat strategis karena merupakan jalan nasional. Jalan selebar 60 meter ini membentang dari sisi utara kota Surabaya hingga ke dekat Bandara Internasional Juanda, di Sidoarjo. Dibutuhkan waktu hanya sekitar 10 menit untuk menunju Bandara Internasional Juanda.

Kawasan ini juga dekat dengan berbagai fasilitas publik serta akses jalan tol yang menghubungkan Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto. "Perseroan menilai Surabaya Timur merupakan kawasan yang berkembang pesat seiring pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas publik," tambah Harto.

Perkembangan tersebut menjadikan kawasan Surabaya Timur sebagai magnet bagi banyak konsumen dan investor properti. Khususnya yang menginginkan produk-produk properti yang lebih terjangkau. “Potensi pasar kawasan Surabaya Timur sangat baik dengan tingkat kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas hunian terus meningkat. Kami optimistik Amesta Living akan sukses dan manjadi solusi kebutuhan masyarakat terhadap kawasan hunian yang ideal,” ungkap Hans Wibisono, Direktur Utama GAS.

Amesta Living dibangun dengan mengusung konsep pendekatan biophilic design. Konsep ini mementingkan terciptanya harmoni antara manusia dengan alam, membentuk lingkungan sehat yang mendorong kreativitas dan hidup dengan lebih

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved