Breaking News:

DBL Indonesia

Laga Sengit Melawan Gloria 2, Cheetah Mengganas di Kuarter Akhir

Pertandingan ini menjadi seru karena kedua tim membawa gengsi antar tim kuat. Laga ini juga berlangsung dramatis.

Editor: Cak Sur
Istimewa/DBL Indonesia
Hari ke-15 gelaran Honda DBL 2021 East Java Series, Rabu (10/10/2021) kemarin, ditutup dengan laga sengit antara SMA Cita Hati East Surabaya dan SMA Gloria 2 Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Hari ke-15 gelaran Honda DBL 2021 East Java Series, Rabu (10/10/2021) kemarin, ditutup dengan laga sengit antara SMA Cita Hati East Surabaya dan SMA Gloria 2 Surabaya.

Pertandingan ini menjadi seru karena kedua tim membawa gengsi antar tim kuat. Laga ini juga berlangsung dramatis.

Begitu tip-off dimulai Gloria 2 dan Cheetah (julukan SMA Cita Hati East Surabaya) sama-sama tampil ngotot. Aksi saling serang dari kedua tim itu membuat kuarter pertama berakhir dengan skor sama kuat 5-5.

Pada kuarter kedua, baik Gloria 2 dan Cheetah tak ingin mengalah. Bahkan keduanya saling kejar mengejar perolehan poin. Tapi, Gloria 2 sedikit unggul memanfaatkan kesalahan yang dilakukan lini bertahan Cheetah.

Keberhasilan Philip Harsono mencetak dua poin di 30 detik kuarter dua membuat Gloria 2 menutup paruh pertama dengan keunggulan tipis 12-13.

Memasuki jeda half time, pelatih Cheetah, Ernest Koswara, coba menguatkan mental para pemainnya.

“Saya katakan ke pemain agar nikmati pertandingan dan buktikan kerja keras kalian,” terangnya.

Suntikan semangat dari Coach Ernest membuat Cheetah seakan bangun. Kuarter ketiga ini jadi bukti ganasnya serangan Cheetah. Saat waktu tersisa semenit, Cheetah masih unggul. Sayang, tembakan tiga poin Matthew Liman pada sembilan detik akhir kuarter ketiga membuat Gloria 2 menutup dengan keunggulan tipis 26-25.

Pada kuarter akhir pertandingan lebih menarik lagi. Permainan Cheetah yang terus menekan membuahkan hasil. Cheetah baru bisa menjauhi perolehan poin Gloria 2 pada menit ke-8. Tepatnya, saat Olevio Dymarson berhasil melaksanakan tugasnya sebagai eksekutor free throw. Tambahan dua poin dari free throw tersebut seakan membakar semangat pasukan Cheetah.

Benar saja, sejak saat itu, serangan yang dilancarkan Gloria 2 tak membuahkan hasil. Sebaliknya, Cheetah makin nyaman melakukan tusukan. Ditambah, Gloria 2 sudah mengumpulkan team foul yang membuat Cheetah banyak mendapat free throw.

Hingga buzzer dibunyikan, Cheetah mampu menutup pertandingan dengan skor 42-36.
Kemenangan ini jadi modal penting bagi pelatih Cheetah, Ernest Koswata. Dirinya mengungkapkan bahwa mental menjadi penentu semuanya dan anak asuhnya lebih siap.

"Semuanya karena mental dan kerja keras. Terlebih kemenangan ini makin menguatkan mental anak-anak untuk menghadapi pertandingan selanjutnya," ungkapnya.

Pada pertandingan ini, Olevio Dymarson berhasil menunjukkan kelasnya dengan mencetak 10 poin 2 assist, dan 2 steal. Di pertandingan selanjutnya, Cheetah sudah ditunggu oleh SMAN 8 Malang. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved