Breaking News:

Sosok

Sherly Lembono, Influencer Asal Surabaya yang Komitmen Jaga Kualitas, Tak Segan Tolak Klien

Menjadi influencer adalah passion bagi seorang Sherly Lembono (27). Perempuan asal Kota Surabaya ini sudah aktif di media sosial sejak 2010 lalu.

Penulis: Luthfi Husnika | Editor: Cak Sur
Istimewa/Dokumentasi Sherly Lembono
Sherly Lembono 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Menjadi influencer adalah passion bagi seorang Sherly Lembono (27). Perempuan asal Kota Surabaya ini sudah aktif di media sosial sejak 2010 lalu.

Baginya, menjadi influencer yang mampu menginspirasi banyak orang adalah hal yang menyenangkan. Selain memberi rekomendasi, ia juga bisa menularkan sugesti positif terutama pada para pengikutnya.

Perempuan kelahiran Surabaya, 14 Oktober 1994 ini mengaku menyukai bidang karirnya saat ini. Menurutnya, menjadi influencer tidak boleh sembarangan.

"Menjadi influencer tidak boleh asal. Karena influencer ini sering jadi panutan banyak orang, maka kita harus menularkan sugesti positif. Banyak influencer yang sekarang mulai berkolaborasi dengan brand tertentu. Ini juga harus bisa menyeleksi," papar Sherly Lembono, Rabu (10/11/2021).

Ia menuturkan, seorang influencer sudah selayaknya menjadi panutan. Gaya hidupnya akan dilihat orang banyak dan cenderung ditiru. Maka dari itu, Sherly mengaku sangat selektif dalam memberi rekomendasi apapun di media sosial miliknya.

"Sosial media kita kan pasti dilihat banyak orang setiap hari. Barang atau produk yang kita rekomendasikan pasti akan banyak dicoba juga. Di sini sebagai influencer harus selektif. Memilih produk apapun yanh direkomendasikan jangan sampai berbohong apalagi merugikan," jelas Sherly.

Sherly juga banyak bekerjasama dengan brand ternama seperti Vicks, Aqua, Happy Fresh, Tokopedia, Lazada, Gojek, Gomart, Grab, Manulife, Sun, Cerelac, Purebb, Modena hingga Zap.co.id.

Sherly mengatakan, selama ini ia selalu memilih dan memilah produk yang akan direkomendasikan ke para pengikutnya. Bahkan ia tak segan untuk menolak endorsement jika dinilai tidak sesuai dengan prinsipnya.

"Sering banget nolak kerja sama dengan beberapa pihak yang saya rasa tidak sesuai visi misi dan prinsip saya. Meski nilai kerja sama besar, saya tidak akan ambil kalau minim manfaat dan bisa merugikan orang lain," katanya.

Prinsipnya, menjadi influencer berarti siap menjadi panutan. Untuk itu, ia harus berhati-hati menyajikan sesuatu di media sosialnya. Influencer, menurutnya, juga harus menjadi pribadi yang patut dicontoh.

"Harus punya kepribadian yang baik. Unik juga supaya menjadi ciri khas dan pembeda. Jangan sampai jadi influencer hanya dengan meniru. Harus kreatif dan terus berkembang," kata Sherly yang concern dalam bidang lifestyle ini.

Ibu dari Jason Miles Gamafu ternyata punya hobi memasak. Ia rajin membuat kue-kue dan masakan di selak kesibukannya. Di samping itu, Sherly juga memiliki bisnis di bidang fashion. Kecintaannya dalam dunia lifestyle membawa Sherly menjadi pebisnis wanita yang sukses. Ia kini memiliki butik sendiri.

Meski disibukkan dengan berbagai aktivitas, Sherly tak lantas mengabaikan keluarga. Baginya, keluarga tetaplah nomor satu. Tanpa dukungan keluarga, ibu satu anak ini mengaku tak akan bisa berada di level sejauh ini.

"Sepadat apapun aktivitas, jangan sampai melupakan keluarga. Karena keluarga nomor satu yang akan selalu membersamai kita di semua perjalanan. Jangan lupa tetap berdoa dan bersyukur pada Tuhan. Banyak berterima kasih juga pada followers yang selama ini selalu mendukung" tutup Sherly.

Untuk mengenal lebih lanjut Sherly Lembono, bisa mengunjungi akun instagram official di @sherlylembono dan @jasonmilesgamafu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved